Bisnis Yogyakarta

PDAM Tirta Sembada Sleman Catat Laba Rp6,9 Miliar di Usia ke-33

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Sleman terus menunjukkan kinerja positif di usianya yang ke-33 tahun. Hingga September 2025, PDAM Tirta Sembada berhasil mencatat laba sebesar Rp6,9 miliar, sekaligus memperluas layanan air bersih kepada hampir 46 ribu pelanggan rumah tangga di wilayah Kabupaten Sleman.

Capaian tersebut disampaikan Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Edy Nugroho, dalam peringatan Hari Bakti ke-33 yang digelar di Youth Centre Sleman. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman, Dewan Pengawas, serta seluruh pegawai PDAM.

“PDAM Tirta Sembada di usianya yang ke-33 ini terus tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan daerah yang andal dalam memberikan layanan air bersih kepada masyarakat Sleman,” ujar Edy. Minggu (2/11/2025)

Menurut Edy, hingga saat ini jumlah total sambungan rumah (SR) yang dikelola PDAM Tirta Sembada mencapai 45.963 SR. Tahun ini terdapat penambahan 1.735 SR, sementara daftar tunggu masih mencatat 399 SR reguler yang infrastrukturnya berasal dari program pemerintah.

“Peningkatan sambungan rumah ini menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih PDAM terus meningkat, sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah di Sleman,” tambahnya.

Capaian laba Rp6,9 miliar hingga September 2025 disebut Edy sebagai hasil dari efisiensi operasional, pengelolaan sumber air yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran PDAM Tirta Sembada atas kontribusi dan dedikasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Sleman.

“Momentum Hari Bakti ini menjadi saat untuk refleksi, evaluasi, dan peneguhan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sleman, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Harda.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan pengelolaan sumber daya air agar keberlanjutan layanan tetap terjaga di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus mendukung langkah PDAM Tirta Sembada dalam meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan agar masyarakat semakin mudah mengakses air bersih,” imbuhnya.

Pada peringatan Hari Bakti ke-33, PDAM Tirta Sembada juga menggelar sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat dan karyawan.

Beberapa kegiatan tersebut antara lain donor darah dengan total 108 kantong darah terkumpul, pembagian sembako kepada masyarakat di sekitar 17 instalasi pengolahan air (IPA), apresiasi pelanggan setia, juga pemberian bantuan bibit tanaman kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman), kunjungan kepada mantan direktur PDAM, dan undian wisata religi bagi pegawai dan pelanggan.

“Kami ingin keberadaan PDAM Tirta Sembada tidak hanya dirasakan melalui layanan air bersih, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan,” kata Edy.

Edy berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur air bersih yang tangguh dan efisien, memperluas jaringan pelayanan hingga ke pelosok, serta meningkatkan penggunaan teknologi dalam pengelolaan air.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi PDAM Tirta Sembada sebagai salah satu perusahaan daerah terbaik di DIY dalam hal kinerja dan pelayanan publik.

“Kami percaya, keberhasilan PDAM Tirta Sembada adalah hasil dari kolaborasi semua pihak. Baik dari pemerintah, karyawan, pelanggan, dan masyarakat. Semoga ke depan PDAM bisa terus menjadi kebanggaan Sleman,” tutup Edy Nugroho.(*)

Penulis : Elis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *