Entertainment Headline

Berbalut Kontroversi, Film Michael Jackson Siap Tayang 2026

INTENS PLUS – JAKARTA. Film biografi tentang mendiang Raja Pop Michael Jackson, berjudul Michael, dijadwalkan tayang pada 24 April 2026. Proyek garapan Lionsgate dan Columbia Pictures ini tengah menjadi sorotan publik usai kabar bahwa film tersebut berpotensi dibagi menjadi dua bagian, di tengah kontroversi yang terus membayanginya.

Kabar tersebut kembali mencuat setelah Adam Fogelson, Kepala Lionsgate Motion Picture Group, menyinggung perkembangan proyek dalam agenda peluncuran cuplikan perdana dan rapat pendapatan kuartalan bersama para analis.

“Tim kreatif sedang bekerja keras memastikan kami dapat menghadirkan lebih banyak Michael segera setelah film pertama dirilis,” ujar Fogelson, dikutip dari The Hollywood Reporter.

Ia juga menyebut versi director’s cut film pertama sebagai karya yang “luar biasa.”

Meski begitu, Fogelson menegaskan bahwa pihaknya belum siap mengonfirmasi rencana pembagian film menjadi dua bagian.

Sejak awal, film Michael tak pernah lepas dari polemik. Sutradara dokumenter Dan Reed kreator Leaving Neverland yang menyoroti tuduhan pelecehan seksual terhadap Jackson menilai film ini berisiko “mengagungkan pria yang memperkosa anak-anak.”

Reed mengklaim telah membaca naskah awal film Michael dan menyebut proyek ini mendiskreditkan para penuduh sekaligus mengaburkan kontroversi yang membayangi karier Michael Jackson.

Di tengah kritik tersebut, aktor nominasi Oscar Colman Domingo, yang berperan sebagai Joe Jackson, ayah Michael justru membela proyek ini.

“Film ini akan menunjukkan sisi manusia kompleks di balik legenda pop dunia. Setiap orang punya cerita untuk diceritakan,” ujarnya.

Pada tayangan Film tersebut, menampilkan Jaafar Jackson keponakan Michael Jackson, sebagai pemeran utama sejak masa muda hingga dewasa.

Di sisi lain, Paris Jackson, putri kandung Michael, memilih menjauh dari proyek ini. Ia membantah pernyataan Domingo yang menyebut dirinya terlibat dan membantu produksi film.

Melalui unggahan media sosial, Paris mengungkap bahwa ia sempat membaca salah satu draf awal naskah dan memberi masukan terkait bagian yang dianggap “tidak jujur”. Namun, masukan tersebut diabaikan.

“Aku tidak suka ketidakjujuran. Aku bicara, tidak didengar, jadi aku pergi. Itu saja,” tulis Paris.

Ia juga menyebut Hollywood sebagai “dunia fantasi” yang sering menyajikan cerita tidak nyata seolah-olah sebagai fakta.

Film Michael disutradarai oleh Antoine Fuqua, yang dikenal lewat Training Day dan The Equalizer. Naskah ditulis oleh John Logan, penulis Gladiator dan Skyfall.

Proyek ini menjanjikan gambaran lengkap perjalanan hidup Michael Jackson mulai dari masa kecilnya di Jackson 5, puncak karier solo, hingga kontroversi yang mengiringinya.

Jika benar dibagi menjadi dua bagian, Michael diperkirakan menjadi salah satu biopik musik terbesar dalam sejarah Hollywood, mengikuti jejak kesuksesan Bohemian Rhapsody (2018) dan Rocketman (2019).(*)

Penulis : Elis

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *