Bola Headline

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, PSSI Beberkan Proses Pemilihan Pelatih Baru

INTENS PLUS – JAKARTA. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menunjuk Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026, ajang persahabatan internasional yang akan digelar pada Maret dan April tahun depan. 

Program ini merupakan kelanjutan dari FIFA World Series yang sukses pada 2024 dan dirancang untuk mempertemukan tim nasional dari berbagai konfederasi di jeda FIFA Matchday.

Penetapan Indonesia sebagai tuan rumah membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi tim-tim kuat dari luar Asia, termasuk negara-negara besar dari Eropa, Afrika, hingga Amerika Selatan. 

Format lintas konfederasi ini menjadikan FIFA Series sebagai ajang uji kekuatan yang setara dengan atmosfer kompetisi Piala Dunia.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut FIFA Series sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai budaya sepak bola di seluruh dunia.

“FIFA Series bertujuan untuk membuka peluang pengembangan bagi para pemain, pelatih, dan suporter, sekaligus mempromosikan persatuan dan keberagaman sepak bola,” ujar Infantino dalam rilis resmi FIFA. Jumat (22/11/2025).

“Dengan menghubungkan negara-negara melalui kompetisi, FIFA Series bertujuan memperkuat olahraga ini di setiap level,” imbuhnya.

Untuk edisi putra tahun 2026, FIFA resmi menunjuk delapan negara tuan rumah, yaitu Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.

Sementara edisi putri akan dipusatkan di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand. 

Melalui laman resminya, FIFA menyebut bahwa Indonesia akan ditempatkan dalam satu grup yang berisi tim nasional dari lima konfederasi di luar AFC. Daftar negara peserta akan diumumkan dalam waktu dekat.

Format ini memungkinkan Timnas Indonesia menghadapi karakter permainan berbeda, mulai dari gaya Eropa yang cepat dan terstruktur hingga permainan fisikal dari Afrika atau teknik tinggi dari Amerika Selatan. Kesempatan langka ini sekaligus menjadi simulasi ideal untuk mempersiapkan Garuda menghadapi lawan-lawan setara Piala Dunia.

PSSI memastikan, bahwa agenda terdekat Timnas Indonesia akan berlangsung pada FIFA Matchday Maret 2026. Tidak ada jeda internasional tersisa pada 2025, karena FIFA Matchday November telah diberikan kepada Timnas U-22 untuk mempersiapkan SEA Games 2025.

“Kebutuhan kami mungkin nanti baru Maret 2026 karena akan ada FIFA Matchday selanjutnya. Kalau FIFA Matchday November 2025 dipakai oleh timnas U-22 Indonesia untuk SEA Games. Jadi kebutuhan kami sebenarnya di Maret,” kata Infantino.

Dengan demikian, FIFA Series juga diproyeksikan menjadi momen debut pelatih baru Timnas Indonesia.

PSSI telah mengonfirmasi bahwa terdapat lima kandidat pelatih yang masuk dalam radar mereka untuk menjadi juru taktik baru Timnas Indonesia. Identitas para kandidat masih dirahasiakan, namun proses seleksi disebut memasuki tahap intensif.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Exco PSSI, Sumardji menjelaskan prosesnya interview akan dilakukannya dalam waktu minggu kedepan.

“Interview akan kami lakukan mungkin dalam minggu-minggu depan, tentu dari lima nama itu pasti akan kita pilih yang sangat terbaik. Kami ingin mendapatkan pelatih yang sesuai karakter pemain-pemain kita dan bisa membawa timnas Indonesia berprestasi ke depan. Mohon bersabar,” beber Sumardji.

Pihaknya menegaskan bahwa profil pelatih yang dicari adalah sosok yang memahami karakter pemain Indonesia, memiliki filosofi permainan modern, mampu bersaing di level internasional, dan siap bekerja dalam program jangka panjang.

FIFA Series 2026 memiliki nilai strategis bagi sepak bola Indonesia. Selain menjadi ajang unjuk kualitas pemain, kompetisi ini akan meningkatkan peringkat FIFA, juga memperkuat identitas permainan Timnas.

Menurut Sumardji, dengan memberikan jam terbang berkualitas melawan negara kuat maka itu akan menjadi tolok ukur kemampuan pelatih baru.

“Dengan atmosfer pertandingan yang menyerupai level Piala Dunia, FIFA Series 2026 dapat memberi dampak besar bagi pembangun sepak bola nasional,” kata Sumardji.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *