INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Lomba Debat Indonesia (LDI) 2025 menghadirkan persaingan sengit di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, tempat ratusan siswa dari 38 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) saling menguji argumentasi dalam dua kategori utama: Debat Bahasa Indonesia dan Debat Bahasa Inggris.
Ajang debat tingkat nasional ini memasuki babak preliminasi pada Kamis (27/11/2025) dan berlanjut dengan penyisihan kedua hingga Octofinal pada Jumat (28/11/2025).
Pada hari pertama, rangkaian kompetisi berlangsung di tiga lokasi, Kampus III, Gedung St. Bonaventura untuk English Debate, serta Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas dan Kampus IV, Gedung Teresa untuk Debat Bahasa Indonesia. Babak preliminasi terdiri dari tiga ronde, dimulai dengan launch motion, dilanjutkan sesi case building, dan ditutup dengan pelaksanaan debat.
Rangkaian debat berlangsung dalam tiga babak. Tahap seleksi dimulai dengan dua babak debat, yang kemudian berlanjut dengan babak penyisihan untuk tim terbaik masing-masing cabang debat.
Suasana kompetisi bergerak cepat dan intens. Para peserta mempertahankan argumen dengan struktur logis, retorika kuat, dan kemampuan merespons lawan secara kritis.
Beragam mosi di setiap ronde membuat peserta harus berpikir taktis sekaligus analitis dalam waktu singkat. Juri menilai tidak hanya kualitas argumentasi, tetapi juga teknik penyampaian dan ketajaman respons.
Pudihang, peserta Debat Bahasa Indonesia dari Sulawesi Utara, mengaku mendapat pengalaman positif selama babak awal.
“Kami dapat LO yang baik dan bertemu teman-teman yang baik banget juga,” ujarnya.
Juri asal Jawa Barat, Fransisca, menilai peserta tahun ini menunjukkan kualitas yang semakin kompetitif.
“Tetap semangat dan jangan patah hati kalau hari ini tidak sesuai yang dibayangkan. Semoga terus mendorong argumen yang lebih kritis dan tetap membantu temannya,” pesannya.
Memasuki Jumat (28/11/2025), atmosfer kompetisi meningkat tajam. Peserta kembali bertanding dalam dua ronde penyisihan sebelum melaju ke babak Octofinal. Seleksi ketat akhirnya mengerucutkan ratusan peserta menjadi 16 tim terbaik pada masing-masing kategori debat.
Dari proses tersebut, terpilih 8 tim terbaik Debat Bahasa Indonesia yaitu Bali, Kalimantan Timur, D.K.I Jakarta, D.I Yogyakarta, Banten, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Utara.
Dan 8 tim terbaik Debat Bahasa Inggris yaitu Banten, Bali, Riau, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan Kepulauan Riau.
Perwakilan tim D.I. Yogyakarta, Radin yang berhasil mengamankan posisi 8 besar, mengungkapkan rasa bangga dan lega.
“Perjalanan menuju tahap ini merupakan proses yang panjang. Ketika akhirnya kami lolos, rasanya benar-benar puas dan senang. Debat hari ini juga menjadi salah satu yang paling melelahkan,” tuturnya pada keterangan, Sabtu(29/11/2025).
Rekan setimnya, Yefrina berharap mereka bisa tampil lebih baik pada babak berikutnya.
“Kami senang bertemu teman-teman baru dari berbagai provinsi. Semoga pada perempat final hingga grand final nanti kami bisa memberikan yang terbaik,” katanya.
Dengan semakin mengerucutnya peserta, LDI 2025 siap memasuki tahapan krusial menuju semifinal dan grand final. Para peserta yang lolos kini bersiap menghadapi mosi baru, strategi baru, dan tantangan intelektual yang semakin ketat.(*)
Penulis : Elis
