INTENS PLUS – JAKARTA. Kasus kehilangan tumbler Tuku yang menimpa pasangan suami-istri Anita Dewi dan Alvin Harris mendadak menjadi viral. Berawal dari unggahan keluhan di media sosial, kisah tumbler biru yang tertinggal di dalam KRL Commuter Line itu menjelma polemik besar yang ikut menyeret seorang petugas keamanan, Argi Budiansyah, hingga memicu reaksi perusahaan dan warganet.
Berikut rangkaian kronologi lengkap kasus yang viral pada Jumat, 28 November 2025.
Pada hari Senin, Anita Dewi menumpang KRL Tanah Abang-Rangkasbitung sekitar pukul 19.00 WIB untuk pulang kerja. Ia turun di Stasiun Rawa Buntu pukul 19.40 WIB dan baru menyadari bahwa tumbler Tuku berwarna biru miliknya tertinggal di rak bagasi.
Melalui Threads @anitadewi, ia mencurahkan kekesalannya kepada PT KAI Commuter dan meminta bantuan untuk menemukan barang tersebut.
Laporan Anita diterima oleh petugas KAI Commuter, Argi Budiansyah. Argi kemudian menelusuri gerbong dan berhasil menemukan cooler bag hitam milik Anita di gerbong khusus wanita.
Sesuai prosedur, petugas hanya diperbolehkan mengamankan tas tanpa membuka isi di dalamnya. Argi memotret tas tersebut dan menyimpannya di ruang penyimpanan Stasiun Rangkasbitung, tempat penumpang bisa mengambil barang yang tertinggal.
Keesokan harinya, Anita dan Alvin datang ke Stasiun Rangkasbitung untuk mengambil tas tersebut. Tasnya dapat ditemukan, tetapi isi yang mereka cari, tumbler Tuku sudah tidak ada lagi.
Anita langsung menuliskan keluhan baru di Threads “TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterlin.
Usai disebut dalam unggahan itu, Argi secara pribadi menghubungi Anita dan Alvin untuk menjelaskan kondisi sebenarnya.
Ia menyebut tas diterima dari rekan shift sebelumnya. Selain itu situasi stasiun saat itu sangat ramai, Ia tidak membuka atau mengecek isi tas karena dilarang SOP. Tas terasa sangat ringan saat diterima.
Argi juga menyampaikan kekhawatiran akan kehilangan pekerjaannya akibat tuduhan tersebut. Ia bahkan menawarkan untuk menggantikan tumbler yang hilang meski Anita dan Alvin menolak tawaran itu.
Percakapan antara Argi dan Alvin yang tersebar lewat akun komunitas membuat isu ini berkembang luas. Warganet ramai membela Argi dan menilai unggahan Anita berlebihan serta merugikan petugas yang sudah bekerja mengikuti prosedur.
Nama Anita dan Alvin pun menjadi perbincangan hangat. Banyak pengguna internet menilai penyebutan nama petugas secara langsung bisa mengancam pekerjaannya.
Perusahaan Resmi Pecat Anita Dewi
Perusahaan pialang asuransi, Daidan Utama, penanggung jawab tempat kerja Anita Dewi mengeluarkan pernyataan resmi. Melalui media sosial Instagram @daidanutama, Kamis (27/11/2025), Anita Dewi dipecat dari perusahaannya.
“Dengan ini kami ingin menginformasikan bahwa per tanggal 27 November 2025 ybs (Anita Dewi) sudah tidak bekerja lagi di perusahaan kami,” tulis Daidan Utama.
Daidan mendengar kehebohan Anita Dewi yang viral di media sosial. Perusahaan pialang asuransi ini menyayangkan kasus karyawannya membuat Argi diisukan dipecat dari KAI.
“Tindakan yang digambarkan dilakukan oleh karyawan kami tersebut adalah tindakan yang, tidak merepresentasikan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan kami secara keseluruhan,” jelas Daidan.
Keputusan ini memicu diskusi publik lebih luas mengenai etika bermedia sosial dan konsekuensinya di dunia profesional.
Anita dan Alvin Sampaikan Permintaan Maaf
Setelah tekanan publik meningkat, Anita dan Alvin mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram @alvinhrrs. Mereka meminta maaf kepada Argi Budiansyah, PT KAI Commuter, dan pihak lain yang dirugikan.
Anita mengakui keteledorannya meninggalkan barang dan menyesalkan unggahan emosional yang berdampak besar.
“Pelajaran untuk kami agar lebih berhati-hati ke depannya. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami meminta maaf sebesar-besarnya,” ungkap Anita.
PT KAI Commuter melalui VP Corporate Secretary, Karina Amanda, memberikan klarifikasi bahwa tidak ada petugas yang dipecat terkait kasus hilangnya tumbler Tuku tersebut.
“KAI menegaskan bahwa petugas telah bekerja sesuai SOP dan pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, Kami juga mengingatkan penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing, karena barang pribadi tetap menjadi tanggung jawab pelanggan,” pesan Karina.(*)
Penulis : Elis
