INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pasca bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5%, sehingga konektivitas masyarakat mulai kembali pulih dan dapat mendukung aktivitas komunikasi, koordinasi, serta akses informasi secara lebih optimal.
“Pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan, dengan memastikan layanan tetap bisa diakses masyarakat di wilayah terdampak,” ungkap Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison pada keterangan, Kamis (8/1/2025).
Desmond menegaskan, bahwa keberlanjutan konektivitas menjadi elemen penting bagi warga, baik untuk kebutuhan komunikasi keluarga, layanan publik, maupun aktivitas ekonomi.
Untuk mempercepat pemulihan, pihaknya menurunkan tambahan personel teknis di berbagai titik yang terdampak, baik dari internal perusahaan maupun mitra dalam ekosistem Indosat.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh,” ujarnya.
Selain meningkatkan kesiapan tim, Indosat juga memperkuat infrastruktur jaringan dan memastikan ketersediaan operasional di seluruh lokasi yang mengalami gangguan.
Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam menjaga kualitas layanan bagi pelanggan IM3, Tri, maupun layanan broadband lainnya.
“Dalam proses pemulihan, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah setempat. Koordinasi ini penting untuk memastikan prioritas pasokan bahan bakar bagi perangkat jaringan serta dukungan pembukaan akses ke wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur,” jelas Desmond.
Ia juga menempatkan tim siaga khusus di sejumlah titik strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, hingga area pengungsian untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan komunikasi yang memadai.
Sebagai bentuk pengawasan terpadu, Indosat mengoperasikan Posko Pemantauan (Command Center) yang berpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh.
Command Center ini berfungsi memantau kondisi jaringan secara real-time, mengoordinasikan tim lapangan, serta memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Desmond menyebut, upaya pemulihan jaringan ini menjadi wujud komitmen Indosat untuk terus hadir mendampingi masyarakat di wilayah terdampak bencana, tidak hanya pada fase darurat tetapi juga masa pemulihan.
“Dengan tingkat pemulihan yang telah mencapai 97,5%, kami berharap layanan telekomunikasi dapat kembali mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat konektivitas di wilayah Aceh dan sekitarnya,” tutupnya.(*)
Penulis : Elis
