Headline Internasional

Bandara Internasional Dubai Diserang, Satu Tewas, Belasan Terluka, dan Ribuan Penerbangan Dibatalkan

INTENS PLUS – DUBAI. Serangan rudal yang dikaitkan dengan eskalasi konflik Iran dan sekutunya dengan Amerika Serikat serta Israel menghantam Bandara Internasional Dubai (DXB) pada Minggu (1/3/2026) dini hari waktu setempat. 

Insiden ini menyebabkan satu orang tewas, belasan lainnya terluka, serta memicu pembatalan ribuan penerbangan di kawasan Teluk.

Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa salah satu area terminal mengalami kerusakan ringan akibat hantaman tersebut. Empat staf bandara di Dubai dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis segera.

Kantor Media Dubai melalui platform X menyatakan situasi berhasil dikendalikan dengan cepat berkat respons tim tanggap darurat yang telah disiagakan sebelumnya.

“Berkat rencana kontinjensi yang telah disiapkan, sebagian besar terminal telah dikosongkan dari penumpang sebelum insiden terjadi,” tulisnya, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026)

Serangan balasan Iran, juga menghantam Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi. Pengelola bandara mengonfirmasi satu warga negara Asia meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Peristiwa ini menandai meluasnya dampak konflik langsung di kawasan Timur Tengah, dengan fasilitas sipil strategis seperti bandara internasional ikut terdampak.

Menyusul serangan tersebut, sejumlah negara di kawasan Teluk Persia menutup wilayah udara mereka demi alasan keamanan. Dampaknya, ribuan penerbangan dibatalkan atau ditunda.

Maskapai besar seperti Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways menghentikan sementara operasionalnya.

Di Dubai, papan informasi penerbangan sempat menunjukkan gelombang keterlambatan sebelum akhirnya seluruh penerbangan dihentikan sementara. 

Ribuan penumpang terjebak di terminal dengan antrean panjang di area check-in. Gerbang otomatis imigrasi ditutup dan pemeriksaan dilakukan secara manual.

Sejumlah pesawat yang sudah lepas landas juga terpaksa kembali karena wilayah udara dinilai tidak aman. Salah satunya pesawat Emirates jenis Airbus A380 tujuan San Francisco yang akhirnya putar balik ke Dubai.

Dampak Eskalasi Iran – AS – Israel

Eskalasi ini dipicu oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan ratusan rudal dan drone ke sejumlah target di kawasan, termasuk pangkalan militer AS dan wilayah sekutu.

Israel menetapkan status “darurat nasional segera” di seluruh wilayahnya. Sementara itu, Iran menyatakan akan memberikan respons lebih keras terhadap setiap agresi yang menargetkan kedaulatan mereka.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait klaim tersebut.

Hub Penerbangan Global Terguncang

Diketahui sebagai salah satu bandara internasional tersibuk di dunia, Bandara Internasional Dubai melayani lebih dari 2.000 penerbangan setiap hari. 

Gangguan operasional di DXB berdampak luas terhadap rute penerbangan Asia hingga Eropa dan Asia hingga Amerika, serta memicu efek domino di jaringan penerbangan global.

Meski otoritas menyatakan situasi kini telah terkendali, evaluasi keamanan wilayah udara di kawasan Teluk masih berlangsung. Maskapai dan regulator penerbangan diperkirakan akan mengumumkan pembaruan operasional dalam beberapa jam ke depan.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *