Edukasi Yogyakarta

KAI Daop 6 dan Koramil Danurejan Ajak Masyarakat Stop Vandalisme Lewat Aksi Bersih Jembatan Kewek Yogyakarta

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan Koramil 04/Danurejan menggelar aksi bersih vandalisme di kawasan strategis yang berdekatan dengan jalur kereta api dan tidak jauh dari kawasan wisata Malioboro, Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta, Jumat (6/3).

Kegiatan ini menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menghentikan tindakan vandalisme sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan fasilitas publik di kawasan wisata Kota Yogyakarta.

Aksi bersih tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 04/Danurejan, Erni Sudarwati, serta dihadiri jajaran KAI Daop 6 Yogyakarta yang diwakili Deputy Pengamanan Operasi Perjalanan Kereta Api (Pam Opka), Rusmiarso, beserta tim.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menjaga lingkungan di sekitar jalur perkeretaapian sekaligus mendukung upaya menjaga citra pariwisata Kota Yogyakarta.

Menurutnya, kolaborasi antara KAI, TNI, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam merawat fasilitas publik.

“Melalui kegiatan ini, KAI Daop 6 Yogyakarta ingin berkontribusi untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di sekitar jalur kereta api dan pusat wisata Kota Yogyakarta. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik dan tidak melakukan vandalisme,” ujar Feni.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir pula personel Kodim 0734/Yogyakarta, anggota Koramil Danurejan, dan masyarakat sekitar ikut berpartisipasi bergotong royong. Membersihkan berbagai coretan vandalisme, yang terdapat di dinding serta struktur Jembatan Kewek.

Selain membersihkan coretan vandalisme, kegiatan ini diharapkan juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas publik dari tindakan perusakan.

Feni menambahkan, bahwa fasilitas publik seperti jembatan, halte, maupun area sekitar jalur kereta api merupakan aset bersama yang perlu dijaga agar tetap bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

“Vandalisme tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga dapat menurunkan kenyamanan lingkungan dan citra pariwisata. Saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan dan keindahan kota adalah tanggung jawab bersama,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berhenti pada aksi bersih-bersih. Para peserta juga membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Jembatan Kewek.

“Pembagian takjil ini menjadi bentuk kepedulian sosial dalam momentum bulan suci Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara institusi, masyarakat, dan pengguna jalan,” kata Feni.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *