INTENS PLUS – SEMARANG. Skema rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional resmi diberlakukan untuk mengawal arus balik Lebaran 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka langsung jalur bebas hambatan ini guna memastikan kelancaran para pemudik yang kembali ke arah Barat (Jakarta dan sekitarnya).
Peresmian yang ditandai dengan prosesi flag off ini dilakukan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (24/3/2026) tepat pukul 14.25 WIB.
Langkah ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan yang signifikan pada puncak arus balik gelombang pertama.
Rekayasa lalu lintas ini dirancang untuk memprioritaskan kendaraan dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jabodetabek. Adapun titik pemberlakuannya dimulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga titik Akhir: KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama).
Kapolri didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat lintas sektoral, menunjukkan sinergi kuat dalam Operasi Ketupat 2026.
Hadir di lokasi antara lain Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy Purwagandhi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, serta pimpinan BUMN seperti Jasa Marga dan Jasa Raharja.
Ada pemandangan menarik sebelum bendera start dikibarkan. Jenderal Sigit menyempatkan diri berjalan kaki menghampiri deretan mobil pemudik yang sedang mengantre di depan gerbang tol.
Dalam interaksi santai tersebut, Kapolri membagikan sekitar 300 paket bingkisan makanan ringan dan 100 paket mainan anak. Paket tersebut berisi kebutuhan darurat di perjalanan seperti susu, biskuit, air mineral, serta perlengkapan kesehatan (vitamin dan minyak kayu putih).
“Kami ingin anak-anak tetap nyaman dan ceria meski harus menempuh perjalanan jauh. Mainan ini diharapkan bisa menemani mereka di dalam mobil agar tidak jenuh,” ujar Jenderal Sigit saat memberikan tas mainan kepada salah satu keluarga pemudik.
Kapolri menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas nomor satu. Ia meminta seluruh pengendara untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Pemudik harus menjaga keamanan selama berkendara, mengingat jalur one way cenderung memicu kendaraan melaju lebih cepat, menjaga jarak antar kendaraan sangat krusial untuk menghindari kecelakaan beruntun. Patuhi Marka dan Petugas, jangan melakukan manuver berbahaya atau berpindah jalur secara mendadak,” kata Sigit.
“Manfaatkan pos pelayanan, Polri telah menyediakan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di berbagai titik strategis, serta selalu waspada cek kondisi fisik, jika mengantuk, segera keluar ke rest area terdekat atau gunakan jalur arteri untuk mencari tempat istirahat yang lebih luas,” imbuh Sigit.
Untuk mensukseskan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, Jenderal Sigit memastikan personel dari Mabes Polri hingga jajaran Polda Jateng tetap bersiaga 24 jam.
Turut mendampingi di lapangan adalah Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.
Petugas tidak hanya difokuskan pada jalur tol, tetapi juga pada jalur arteri untuk mengantisipasi imbas dari pemberlakuan one way terhadap kendaraan yang mengarah ke Timur.(*)
Penulis : Elis
