Destinasi Yogyakarta

Gotong Royong di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Rutin Gelar Kerja Bakti Terpadu Selasa-Jumat

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata melalui kegiatan kerja bakti terpadu yang rutin digelar setiap Selasa dan Jumat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama adalah kawasan Malioboro, ikon pariwisata yang menjadi wajah Kota Yogyakarta.

Pada Selasa (7/4), kerja bakti kembali digelar dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah di lingkungan Pemkot Yogyakarta, instansi vertikal, aparat kepolisian dan TNI, komunitas, hingga pelaku usaha dan paguyuban di kawasan Malioboro. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan “Yogyakarta Berhati Nyaman” yang selaras dengan program Indonesia Asri.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, turut hadir dan terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya berkelanjutan yang dilakukan secara terstruktur dan terprogram.

“Kita ingin menjaga konsistensi gerakan ini. Setiap Selasa dan Jumat kita lakukan kerja bakti, baik di kantor maupun di luar. Kali ini kita fokus di Malioboro karena sudah sekitar satu bulan sejak terakhir dibersihkan sebelum puasa,” ujarnya.

Menurut Dedi, kawasan Malioboro harus selalu dijaga kebersihannya karena menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, kegiatan pembersihan dilakukan secara menyeluruh dan menyasar berbagai titik yang dinilai rawan kotor dan menimbulkan bau tidak sedap.

Dalam kerja bakti tersebut, petugas melakukan pembersihan di area parkir andong dan becak, trotoar, hingga area di bawah pepohonan. Penyemprotan juga dilakukan untuk menghilangkan aroma tidak sedap sekaligus menjaga kualitas lingkungan. Kegiatan ini mencakup area dari Malioboro hingga kawasan Margomulyo dan berakhir di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Namun demikian, Dedi mengungkapkan masih ditemukan puntung dan bungkus rokok di kawasan Malioboro, meskipun area tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok.

Ia pun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kesadaran dalam mematuhi aturan yang berlaku.

“Ini harus menjadi kesadaran bersama, baik masyarakat maupun wisatawan. Kita sudah menyediakan tempat khusus merokok, jadi di kawasan ini sebaiknya benar-benar bebas rokok,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menyampaikan bahwa kerja bakti terpadu ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Kita membiasakan kerja bakti sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Momentum Selasa dan Jumat ini kita manfaatkan untuk bergerak bersama, apalagi bertepatan dengan Selasa Wage,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan kerja bakti tidak hanya sebatas menyapu dan membersihkan sampah, tetapi juga mencakup berbagai upaya perawatan fasilitas publik.

Di antaranya adalah penyedotan limbah di 12 titik cekungan di sisi barat Malioboro, pemangkasan pohon, penertiban reklame liar, serta pembersihan sampah yang ditinggalkan pengunjung.

Selain itu, dilakukan pula pembersihan teraso, grill, tree case, serta penghapusan coretan vandalisme pada fasilitas umum. Seluruh peserta kerja bakti bahu-membahu membersihkan area pedestrian demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Yetti menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian penting dari kualitas pengalaman wisata. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan wisatawan, sangat diperlukan dalam menjaga kawasan Malioboro tetap tertib dan nyaman.

Menurutnya melalui kegiatan rutin ini, diharap kawasan Malioboro dapat terus terjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanannya sebagai destinasi unggulan. Juga menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

“Kami selalu mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk turut menjaga kebersihan serta mematuhi aturan tanpa rokok saat berada di Malioboro demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *