INTENS PLUS – JAKARTA. Kabar mengejutkan datang dari dunia musik Indonesia. Bassis Thomas Ramdhan memberi sinyal akan mengakhiri kebersamaannya dengan band legendaris GIGI setelah lebih dari tiga dekade berkarier bersama.
Sinyal tersebut muncul melalui unggahan di akun Instagram pribadi Thomas pada Minggu (12/4/2026). Dalam unggahan itu, ia menyampaikan pesan bernada emosional yang langsung memicu perhatian publik dan penggemar.
“Andai km temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kl km temen sejati, paham??? In Syaa Allah kemungkinan tgl 25 April 2026 hari terakhir sy bareng @gigibandofficial,” tulis Thomas.
Tak berhenti di situ, ia juga mengunggah pernyataan lain yang lebih tajam dan penuh emosi, diduga terkait konflik internal.
“kl bajian tetep aja bingan, mau dibungkus adab sok baik sekalipun!!”
Ia juga menambahkan keyakinannya terkait rezeki dan masa depan.
“Sy percaya untuk rejeki ada yg ngatur. Aamiin Yaa Robballamin.”
25 April 2026 Disebut Jadi Penampilan Terakhir
Melalui Instagram Story, Thomas secara eksplisit menyebut tanggal yang diduga menjadi momen terakhirnya tampil bersama GIGI.
“tgl 25 April 2026 kemungkinan hr TERAKHIR sy MANGGUNG BARENG GIGI.”
Unggahan ini langsung membuat heboh warganet. Banyak penggemar mengaku terkejut dan menyayangkan kemungkinan hengkangnya sosok yang telah menjadi bagian penting dari identitas musik GIGI.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak GIGI terkait kabar tersebut.
Sosok Penting di Balik Perjalanan GIGI
Nama Thomas Ramdhan, bukanlah sosok asing dalam perjalanan GIGI. Ia merupakan salah satu personel awal saat band ini resmi terbentuk pada 22 Maret 1994.
Formasi awal GIGI terdiri dari Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), Aria Baron Arafat (gitar) dan Ronald Fristianto (drum).
Sejak awal, GIGI dikenal dengan warna musik yang memadukan pop, rock, hingga alternatif. Album debut Angan (1994) sukses memperkenalkan mereka ke publik, disusul Dunia (1995) yang semakin mengukuhkan posisi mereka di industri musik Tanah Air.
Sempat Vakum, Lalu Kembali Menguat
Perjalanan Thomas bersama GIGI sempat mengalami pasang surut. Pada 1996, ia memutuskan keluar dari band akibat masalah ketergantungan obat-obatan yang mengganggu performanya.
Posisinya saat itu digantikan oleh Opet Alatas. Namun setelah berhasil bangkit dan pulih, Thomas kembali ke GIGI pada 1999 dan ikut melahirkan album Baik.
Sejak saat itu, ia kembali menjadi tulang punggung band, dengan gaya bermain bass yang kuat dan groove khas yang melekat dalam setiap karya GIGI.
Album Terbaru dan Chemistry yang Kuat
Pada akhir 2025, GIGI merilis album terbaru bertajuk Forever in the Air, yang menjadi penanda kembalinya mereka setelah 10 tahun tanpa album penuh.
Menurut Armand Maulana, album tersebut mencerminkan kuatnya ikatan antar personel.
“Kalau empat personel ini chemistry-nya tidak berpuluh-puluh tahun, itu nggak akan mungkin terjadi.”
Namun, pernyataan tersebut kini terasa kontras dengan situasi yang tengah berkembang, menyusul unggahan emosional Thomas yang mengindikasikan adanya persoalan di internal band.
Profil Singkat Thomas Ramdhan
Thomas Ramdhan lahir di Bandung, 5 Maret 1967. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan musik, yang membentuk dasar kemampuannya sebagai musisi.
Awalnya ia bermain gitar sejak kecil, sebelum akhirnya beralih menjadi bassist dan menekuni dunia musik secara profesional. Kariernya berkembang pesat setelah hijrah ke Jakarta pada awal 1990-an.
Selain bersama GIGI, Thomas juga terlibat dalam berbagai proyek musik bersama musisi ternama seperti Anggun C. Sasmi, Indra Lesmana, Titi DJ, juga pernah bersanding dengan Nicky Astria.
Kontribusinya menjadikannya salah satu bassist paling berpengaruh di Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan mengenai alasan di balik sinyal hengkang yang disampaikan Thomas Ramdhan, maupun keputusan final yang akan diambilnya setelah 25 April 2026.
Jika benar terjadi, kepergian Thomas akan menjadi momen besar dalam sejarah GIGI, mengingat perannya yang sangat vital selama lebih dari 30 tahun.
Kini, publik dan para penggemar hanya bisa menunggu klarifikasi resmi dari pihak band terkait masa depan GIGI dan salah satu personel ikoniknya tersebut.(*)
Penulis : Elis
