INTENS PLUS – JAKARTA. Konser perdana tur dunia ARIRANG milik BTS diwarnai insiden tak terduga. Di tengah euforia comeback yang dinantikan jutaan penggemar, tercoreng aksi pencurian gelang tiket yang terjadi di area venue dan sempat memicu kekhawatiran soal keamanan acara.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu, (11/4/2026), insiden terjadi sekitar pukul 15.20 waktu setempat di kawasan Goyang Sports Complex, Distrik Ilsanseo, Kota Goyang, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Lokasi digelarnya konser pembuka tur dunia BTS.
Menanggapi insiden tersebut, agensi BigHit Music akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resminya, BigHit menegaskan bahwa sistem keamanan konser tetap berjalan ketat dan tidak memungkinkan adanya akses ilegal ke dalam venue.
“Gelang yang diperoleh tanpa melalui prosedur verifikasi identitas resmi dinyatakan tidak sah untuk masuk,” tegas pihak agensi. Senin(13/4/2026).
BigHit memastikan bahwa setiap penonton tetap harus melewati proses pemeriksaan berlapis di pintu masuk, termasuk pencocokan tiket dengan identitas diri serta validasi gelang resmi yang terdaftar dalam sistem.
Agensi juga mengimbau para penggemar, yang dikenal sebagai ARMY BTS, agar tidak tergiur membeli gelang atau akses masuk dari pihak tidak resmi.
Pasalnya, gelang hasil curian berpotensi disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk dijual kembali dengan harga tinggi.
BigHit meminta penggemar segera melapor kepada petugas jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar venue.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerugian finansial sekaligus menjaga pengalaman menonton tetap aman dan nyaman bagi seluruh penonton.
Polisi Lakukan Pengejaran Intensif
Setelah menerima laporan pada saat kejadian itu, aparat kepolisian segera bergerak cepat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Petugas melacak pelaku berdasarkan keterangan saksi, termasuk ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan saat kejadian.
Berdasarkan laporan kepolisian setempat, seorang pria berusia sekitar 50-an tahun dilaporkan mencuri sekitar 500 gelang tiket masuk (admission wristbands) dari loket tiket stadion tambahan.
Aksi tersebut berlangsung cepat. Pelaku disebut langsung melarikan diri usai mengambil gelang dalam jumlah besar, meninggalkan kepanikan di antara para penggemar yang tengah mengantre secara tertib.
Gelang tiket tersebut bukan sekadar akses biasa. Dalam sistem keamanan konser BTS, setiap penonton diwajibkan memiliki tiket resmi serta menjalani verifikasi identitas untuk mendapatkan gelang masuk. Tanpa keduanya, akses ke area konser dipastikan ditolak.
Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan di jalur-jalur utama di sekitar venue guna mencegah kemungkinan penyalahgunaan gelang hasil curian tersebut.
Pihak berwenang juga meningkatkan pengawasan di area konser untuk memastikan tidak ada upaya masuk secara ilegal menggunakan gelang yang tidak sah.
BigHit Music Tegaskan Sistem Tetap Aman
Meski sempat diwarnai insiden pencurian, konser hari kedua tetap berlangsung sukses tanpa gangguan berarti. Tujuh member BTS, Kim Namjoon, Kim Seokjin, Min Yoongi, Jung Hoseok, Park Jimin, Kim Taehyung, dan Jeon Jungkook. Tetap tampil maksimal dan menghibur puluhan ribu penggemar.
Konser di Goyang menjadi pembuka dari rangkaian tur dunia ARIRANG yang akan berlangsung hingga awal 2027, mencakup 85 pertunjukan di 34 kota besar dunia.
Diperkirakan sekitar 132.000 penonton hadir selama tiga hari konser pembuka yang digelar pada 9, 11, dan 12 April 2026.
Tur Dunia Berlanjut, Indonesia Masuk Jadwal
Setelah Goyang, BTS dijadwalkan melanjutkan tur ke berbagai kota besar dunia, termasuk Tokyo, Los Angeles, Paris, hingga kawasan Amerika Latin dan Asia Tenggara.
Kabar yang paling dinantikan, Indonesia dipastikan masuk dalam daftar negara yang akan disambangi BTS pada 26 dan 27 Desember 2026.
Antusiasme tinggi dari ARMY Indonesia diprediksi akan kembali mencetak rekor penjualan tiket, sekaligus menjadi salah satu konser terbesar di kawasan Asia.(*)
Penulis : FDA
