INTENS PLUS – JAKARTA. Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Hari Raya Natal, Kamis (25/12/2025), menyebabkan atap Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mengalami kebocoran di sejumlah titik. Air hujan menggenangi beberapa area layanan penumpang di tengah padatnya arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Insiden tersebut terjadi bertepatan dengan puncak arus Nataru, saat ribuan penumpang kereta api memadati Stasiun Gambir. Akibat kebocoran atap, pergerakan penumpang sempat terhambat, terutama di area komersial dan jalur pejalan kaki.
Diketahui, air hujan terlihat mengalir cukup deras dari atap di salah satu area gerai makanan sekitar pukul 18.30 WIB. Genangan air di lantai membuat sejumlah pengunjung terpaksa keluar dari area restoran.
“Saya tadi sedang makan, dengar ada suara orang teriak. Ternyata air bocor lumayan deras dan lantainya sudah menggenang. Akhirnya saya terpaksa keluar dari area restoran,” ujar Abim, salah satu pengunjung Stasiun Gambir.
Sejumlah petugas kebersihan tampak kewalahan membersihkan genangan air di lantai, sementara kebocoran dari atap masih terus mengalir akibat intensitas hujan yang tinggi.
“Iya terjadi bocor, baru kali ini saja bocor sebesar ini. Saya juga kaget, mungkin karena hujannya deras sekali,” kata salah satu petugas kebersihan Stasiun Gambir.
Saat dikonfirmasi, Humas KAI Daop 1 Jakarta, Pranoto Wibowo, membenarkan adanya kebocoran akibat hujan deras. Ia mengatakan intensitas hujan selama periode Natal dan Tahun Baru terpantau cukup tinggi.
“Kami sudah mendapatkan informasi dari BMKG terkait prakiraan curah hujan harian selama masa Nataru. Karena itu, KAI menyiagakan petugas pelayanan untuk mengantisipasi dampak hujan dengan intensitas tinggi,” ujar Pranoto.
Berdasarkan catatan lonjakan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), pemesanan tiket kereta api jarak jauh selama libur Nataru 2025/2026.
Hingga Kamis (25/12/2025) pagi, tingkat penjualan tiket telah mencapai 91,5 persen dari total kapasitas 2,76 juta tempat duduk yang disediakan, atau setara sekitar 2,5 juta penumpang.(*)
Penulis : Elis
