Edukasi Yogyakarta

Dompet Dhuafa Yogyakarta Kirim Bantuan Hasil Donasi ke Sumatra

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta mengirimkan bantuan kemanusiaan hasil donasi masyarakat Yogyakarta untuk disalurkan ke wilayah terdampak bencana di Sumatra, pada Jumat (2/1/2026) sore. Bantuan tersebut khususnya dikirim ke Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pelepasan bantuan dilakukan melalui seremoni di Kantor Dompet Dhuafa Yogyakarta, 

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Keraton Yogyakarta, Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo, musisi Daru Jaya atau Ndarboy Genk, pimpinan Dompet Dhuafa Yogyakarta, para seniman, mitra kemanusiaan, serta insan media.

Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta, Muhammad Zahron, mengatakan pengiriman bantuan ini merupakan termin ketiga yang dilakukan Dompet Dhuafa Yogyakarta dalam merespons bencana di Sumatra.

“Bantuan ini merupakan periode ketiga yang kami lakukan, pada tahap awal kami mengirimkan kendaraan taktis dan tangki air, kemudian truk bantuan dari Riau ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kali ini, bantuan kembali diberangkatkan dari Yogyakarta,” ujar Zahron dikutip, Sabtu (3/1/2026).

Zahron menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari partisipasi masyarakat Yogyakarta melalui kegiatan penggalangan dana bertajuk Ngamen Untuk Sumatera yang digelar di Jogja Library Center (17/12/2025).

“Ini merupakan bantuan dari masyarakat Yogyakarta, khususnya mereka yang terlibat dalam Ngamen Untuk Sumatera yang diinisiasi Mas Daru bersama para seniman Yogyakarta. Dompet Dhuafa menjadi jembatan untuk menyalurkan amanah tersebut,” jelasnya.

Dari kegiatan penggalangan dana tersebut, berhasil dihimpun donasi lebih dari Rp69 juta yang kemudian dibelanjakan dalam bentuk berbagai kebutuhan penyintas. Nilai bantuan yang diangkut dalam satu truk kemanusiaan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.

“Bantuan yang kami kirimkan berupa sembako, pakaian pria dan wanita, hygiene kit, women kit, baby kit, children kit, muslim kit, perlengkapan alat makan dan dapur, serta air minum dan toren air,” ungkapnya.

Truk bantuan Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta dikirim ke Sumatra | Foto : Elis

Truk bantuan kemanusiaan tersebut, diperkirakan akan tiba di lokasi terdampak dalam waktu lima hingga tujuh hari, tergantung kondisi cuaca dan jalur distribusi.

“Semoga cuaca mendukung sehingga bantuan ini dapat tiba tepat waktu dan segera disalurkan kepada para penyintas di Tapanuli Tengah,” tambah Zahron.

Zahron juga menyatakan, bantuan ini akan disalurkan kepada 125 kepala keluarga penyintas yang masih berada di posko Dompet Dhuafa di Tapanuli Tengah. 

“Penyaluran akan dilakukan oleh tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa yang telah berada di wilayah Sumatra Utara dan Aceh sejak hari pertama bencana. Kami berharap bantuan ini, dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Yogyakarta terhadap saudara-saudara di Sumatra,” imbuh Zahron. 

Sementara itu, musisi Daru Jaya (Ndarboy Genk) mengatakan gerakan Ngamen Untuk Sumatera merupakan bentuk kepedulian para seniman untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

“Gerakan ini diharapkan bisa mengundang empati yang lebih luas, terutama dari anak-anak muda, bahwa membantu sesama tidak harus dengan cara besar. Ngamen pun bisa menjadi jalan untuk berbagi,” kata Daru.

Perwakilan Keraton Yogyakarta, Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo, menuturkan bahwa Sri Sultan Hamengkubuwana X turut memberikan perhatian serius terhadap bencana yang terjadi di Sumatra.

“Ngarso Dalem telah menyalurkan bantuan baik secara langsung ke wilayah terdampak maupun kepada mahasiswa asal daerah bencana yang sedang menempuh studi di Yogyakarta,” ungkapnya.

Marrel juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana di masa depan.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *