INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali membuktikan perannya dalam mendorong transformasi digital nasional dengan mengangkat isu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan masa depan peradaban digital melalui Konferensi Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (KONSTELASI) 2026.
Konferensi ini sukses diselenggarakan pada 19–20 Januari 2025 di Denpasar, Bali, dengan menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema besar transformasi berbasis AI, KONSTELASI 2026 menjadi forum strategis untuk membahas arah pengembangan sistem informasi dan teknologi informasi yang etis, terpercaya, dan berkelanjutan.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang diseminasi hasil riset, tetapi juga ruang dialog kritis dalam merespons percepatan adopsi teknologi AI di berbagai sektor kehidupan.
UAJY bertindak sebagai host utama dalam penyelenggaraan KONSTELASI 2026, berkolaborasi dengan ITB STIKOM Bali sebagai host. Selain itu, konferensi ini turut didukung oleh sejumlah perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia sebagai co-host, di antaranya IKADO, Universitas Palangka Raya, Universitas Sanata Dharma, Politeknik ATMI Surakarta, ITFK Ledalero, dan Universitas Widya Mandhira.
Kolaborasi lintas institusi ini mencerminkan kuatnya komitmen UAJY dalam membangun jejaring akademik nasional di bidang sistem informasi dan teknologi informasi.
Sinergi antarkampus tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi digital nasional yang semakin kompleks.
KONSTELASI 2026 menghadirkan 65 pemakalah dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera Utara hingga Nusa Tenggara Timur. Para pemakalah mempresentasikan beragam hasil riset, inovasi, serta praktik terbaik yang berkaitan dengan pengembangan dan penerapan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan.
Keberagaman latar belakang pemakalah memperkaya diskursus nasional mengenai pengembangan sistem informasi yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Topik-topik yang diangkat mencerminkan dinamika transformasi digital yang tengah berlangsung, sekaligus tantangan etika dan keberlanjutan dalam pemanfaatan AI.
Dengan fokus pada masa depan peradaban digital, KONSTELASI 2026 menjadi ruang refleksi bersama tentang bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk mendukung kemajuan manusia.
Diskusi yang berlangsung menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan, agar transformasi digital tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada dampak sosial jangka panjang.
Program Studi Sistem Informasi UAJY memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan KONSTELASI sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021.
Hingga tahun 2026, konferensi ini telah digelar enam kali secara konsisten dan direncanakan akan terus berlangsung setiap tahun dengan melibatkan universitas-universitas terkemuka di Indonesia.
Selain kalangan akademisi, KONSTELASI 2026 juga melibatkan mitra industri dan organisasi, seperti PT Baliola Adi Maha Putra dan PT Global Extreme.
Keterlibatan dunia industri ini menjadi wujud nyata penguatan sinergi antara pendidikan tinggi dan sektor industri dalam menghadapi tantangan transformasi digital serta kebutuhan sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi informasi.
Melalui penyelenggaraan KONSTELASI 2026, UAJY kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong riset unggulan, kolaborasi strategis, dan inovasi teknologi, guna mendukung pembangunan bangsa yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di era peradaban digital berbasis kecerdasan buatan.(*)
Penulis : Elis
