INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman bersama jajaran lintas sektor menggelar Operasi Terpadu Pemulihan Kampung Rawan Narkotika di Kampung Manggulan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Operasi yang menyasar 27 rumah kos ini merupakan bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan tersebut, digelar pada Kamis (7/11) itu dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya dengan dukungan 40 personel dari tim gabungan yang terdiri dari BNNK Sleman, Sat Res Narkoba Polresta Sleman, Sat Binmas Polresta Sleman, Polsek Depok Timur, Kodim 0732/Sleman, BINDA DIY, Satpol PP Sleman, Dinas Sosial Sleman, dan Dinas Kesehatan Sleman, Panewu Depok, serta perangkat Kalurahan, Condongcatur.
Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol, Teguh Tri Prasetya, menjelaskan bahwa operasi terpadu menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menekan potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah Sleman.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis BNNK Sleman dengan seluruh stakeholder terkait untuk melaksanakan fungsi pencegahan melalui edukasi P4GN, rehabilitasi melalui screening tes urine, serta pemberantasan melalui pemeriksaan profil penghuni kos,” ujarnya pada keterangan, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, operasi terpadu ini merupakan langkah strategis untuk memulihkan kampung yang terindikasi rawan peredaran narkotika, sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, hingga penindakan.
Sejumlah rangkaian kegiatan dilaksanakan, meliputi edukasi P4GN kepada penghuni kos, tes urine, pemeriksaan identitas (KTP), pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan pelaku penyalahgunaan atau peredaran narkotika dan hasil operasi.
“Berdasarka pendataan, terdapat 57 penghuni kos di lokasi sasaran. Sebanyak 23 orang menjalani tes urine, dengan hasil seluruhnya negatif narkotika. Selain itu, tidak ditemukan barang bukti terkait peredaran gelap narkotika,” ucapnya.
“Lokasi yang disasar yaitu 27 rumah kos, dengan total penghuni kos 57 orang, yang dites urine sebanyak 23 orang, serta positif narkotika 0, dan barang bukti nihil,” imbuhnya.
Teguh berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara maksimal untuk menjaga Sleman tetap aman dari narkoba.
“Sinergitas BNNK Sleman dengan seluruh stakeholder diharapkan dapat terus berjalan efektif dalam mewujudkan Kabupaten Sleman Sembada Bersinar juga Bersih Narkoba,” tegasnya.
Selain itu, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan operasi terpadu ini.
Ia menegaskan komitmen Kalurahan Condongcatur sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
“Kegiatan ini merupakan langkah monitoring penting. Semoga dapat dilakukan secara berkala dan berkesinambungan untuk menjaga lingkungan tetap aman,” tuturnya.(*)
Penulis : Elis
