INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Pertamina dan Pertamina Foundation kembali menggelar Pertamina Small and Medium Enterprises Expo (SMEXPO) 2026 di Pasar Ngasem, Yogyakarta, pada 2-4 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus mendorong UMKM lokal naik kelas.
SMEXPO 2026 melibatkan 48 UMKM dengan lebih dari 6.000 produk yang dipasarkan. Produk yang ditampilkan mencakup kuliner, fesyen, kerajinan, hingga agribisnis.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, mengatakan SMEXPO tidak hanya menjadi ajang pameran dan penjualan produk, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan UMKM dengan pembeli serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha.
“Pertamina SMEXPO ini tidak hanya exhibition saja, tetapi ini memang digagas ataupun dirancang sebagai sarana untuk kita meng create yang namanya UMKM naik kelas. Penyelenggaraan SMEXPO di Pasar Ngasem pada 2024 dan 2025 mencatat lebih dari 4.000 pengunjung dalam dua tahun. Total transaksi selama periode tersebut hampir mencapai Rp2 miliar,” kata Agus saat pembukaan SMEXPO 2026 di Plaza Pasar Ngasem, Jumat (2/10/2026).
Pada SMEXPO tersebut, UMKM juga mendapatkan edukasi dan peningkatan kapasitas, termasuk dasar-dasar entrepreneurship tingkat awal dan menengah. Agus berharap pendampingan tersebut dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan produksi, kualitas, dan akses pasar.
“Kita memberikan experience di mana di sini adalah ruang kita, mempertemukan antara buyers atau bisnis, kemudian kreativitas para UMKM,” tambah Agus.
Sementara itu, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Muhammad Erry Sugiharto, berharap omzet SMEXPO 2026 dapat melampaui capaian sebelumnya. Ia menegaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung dan UMKM yang terlibat, tetapi juga keberlanjutan pendampingan setelah pameran.
Melalui tema “Lokal Jadi Vokal”, Pihaknya mendorong produk UMKM tidak berhenti pada pasar lokal, tetapi terus meningkatkan produktivitas dan kualitas agar mampu bersaing di pasar nasional.
“Tentunya kehadiran Pertamina untuk mendukung, membantu pemasaran, dan juga bagaimana kita bisa berkolaborasi mendorong UMKM ini, bisa berkembang dengan sebaik-baiknya khusuisnya di Yogyakarta. Sehingga antara pengrajin, Pertamina, modal, dan juga market, bisa bertemu hari ini di sini. Dengan pertemuan ini, banyak hal yang bisa kita kerjasamakan dan kita develop. SMEXPO Dengan tema Lokal Jadi Vokal tentunya ini tidak hanya sekadar slogan. Tapi bagaimana kita, bisa meningkatkan produksi, juga produktivitas, serta kualitas, sehingga produk UMKM ini bisa berkualitas secara nasional,” tandas Erry.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi kolaborasi Pertamina dengan Pemkot Yogyakarta dalam mendukung UMKM. Menurutnya, kegiatan SMEXPO sejalan dengan semangat Gerakan Masyarakat Mencintai (Gemati) Pasar yang mendorong masyarakat berbelanja di pasar rakyat.
“Tiap tahun memang perkembangannya cukup bagus dan kehadiran Pertamina SMEXPO di Ngasem di sini memberi suatu warna baru. Istilahnya sesuai dengan tagline Ulang Tahun Kota Yogya yang ke-270, yaitu Otentik Konkret. Jadi, Pertamina ini juga otentik dan konkret membantu UKM kita,” kata Wawan.
Menurutnya Pertamina SMEXPO, sejalan dengan semangat Gemati dan kegiatan FestiSale rangkaian acara HUT ke-270 Kota Yogyakarta untuk menggerakkan transaksi ekonomi, memperluas promosi, dan mendorong masyarakat menikmati produk Kota Yogyakarta. Melalui program FestiSale memberikan diskon belanja salah satunya di 22 pasar rakyat di Kota Yogyakarta.
“Ini menggerakan program Gerakan Mencintai Pasar atau Gemati dengan ada diskon di pasar-pasar. HUT ke-270 Kota Yogyakarta kita bulan ini mengadakan rangkaian ulang tahun Yogya dari satu sampai 31 Oktober. Jadi istilahnya Bulan Kunjungi Kota Yogyakarta. Sekali lagi kami mengapresiasi otentik konkret yang dilakukan oleh Pertamina dengan jargon dari lokal menjadi vokal. Jadi vokal, tapi sudah berani unjuk gigi, UKM naik kelas,” jelas Wawan.


(*)
Penulis : Elis
