Teknologi Yogyakarta

Pameran Komputer YOGYAKOMTEK 2026 Digelar 26–30 September di JEC

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Asosiasi Pengusaha Komputer Jogja (APKOM JOGJA) kembali menggelar YOGYAKOMTEK 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul. Pameran komputer dan teknologi informasi ini berlangsung selama lima hari, 26–30 September 2026.

Memasuki penyelenggaraan ke-29 sejak 1997, YOGYAKOMTEK 2026 mengusung tema “AI & Beyond”. Tema tersebut melanjutkan pembahasan teknologi kecerdasan buatan yang sebelumnya diangkat melalui tema “Artificial Intelligence for You” pada 2024 dan “Artificial Intelligence Now!” pada 2025.

Ketua APKOM JOGJA, Eka Wibawa, mengatakan YOGYAKOMTEK tahun ini mengajak masyarakat melihat perkembangan AI yang semakin terintegrasi dalam perangkat dan aktivitas sehari-hari.

“Lewat ‘AI & Beyond’, kami ingin mengajak pengunjung melihat langkah berikutnya: bagaimana AI dipakai untuk belajar, berkarya, dan membuka peluang usaha baru,” ujar Eka.

YOGYAKOMTEK 2026 menghadirkan lebih dari 70 brand teknologi dengan berbagai produk seperti laptop, PC, printer, gadget, perangkat gaming, dan aksesori. Pengunjung juga dapat menikmati promo, cashback, serta harga khusus pameran.

Pembukaan YOGYAKOMTEK 2026 | Foto : Sony

Selain pameran produk, APKOM JOGJA menghadirkan zona AI & Beyond yang menampilkan AI PC, robotika, dan karya inovasi kampus. Panitia juga menggelar seminar, workshop, kompetisi e-sport, lomba robotik, cosplay, hingga Speed Drawing Contest.

Pameran berlangsung setiap hari pukul 10.00–21.00 WIB. Panitia menetapkan tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang dan menyediakan tiket gratis bagi rombongan pelajar SD, SMP, dan SMA/sederajat pada 28–30 September 2026 dengan ketentuan tertentu.

Panitia menargetkan YOGYAKOMTEK 2026 menarik lebih dari 50.000 pengunjung selama lima hari.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan turut menghadiri pembukaan pameran pada Sabtu (26/9/2026). Ia menilai pameran teknologi seperti YOGYAKOMTEK penting untuk memperkenalkan perkembangan AI kepada masyarakat secara lebih luas.

“Pameran seperti ini mengemas teknologi yang sangat maju dan yang sangat cepat dan juga teknologi AI yang perlu kita sosialisasikan lebih masif lagi ke masyarakat,” ujar Wawan.

Ia juga menyoroti tantangan Indonesia untuk meningkatkan kemampuan produksi teknologi komputerisasi di dalam negeri.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *