Headline Internasional

BTS Comeback 2026, Mengguncang Dunia Saham HYBE Jadi Sorotan

INTENS PLUS – JAKARTA. Comeback grup K-pop global BTS pada 2026, penuh formasi baru bukan hanya mengguncang industri musik dunia, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap pasar keuangan. Di tengah euforia global, saham HYBE justru menjadi sorotan setelah mengalami penurunan tajam.

Setelah hampir empat tahun hiatus, RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook kembali menyapa penggemar melalui konser spektakuler bertajuk “BTS: The Comeback Live” yang digelar di Gwanghwamun Square pada, Sabtu (21/3/2026).

Konser ini disiarkan secara global melalui Netflix dan langsung mencetak rekor dengan memuncaki Top 10 di 77 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, hingga Indonesia.

Sehari sebelum konser, BTS merilis album studio kelima bertajuk “ARIRANG” dengan lagu utama “SWIM”. Comeback ini langsung mencetak sejarah baru di industri musik global.

Berdasarkan data dari Hanteo Chart, album tersebut terjual sebanyak 3.981.507 kopi hanya dalam hari pertama. Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang album Map of the Soul: 7 (2020), yang mencatat penjualan 3,37 juta kopi dalam satu minggu.

Tak hanya dari sisi penjualan, video musik “SWIM” juga memuncaki trending YouTube di lebih dari 70 wilayah dunia serta merajai berbagai tangga lagu domestik Korea seperti Bugs, Genie, dan FLO.

Konser gratis di pusat kota Seoul ini awalnya diproyeksikan menarik hingga 260 ribu penonton. Namun, data pasca acara menunjukkan angka yang lebih rendah.

RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook kembali menyapa penggemar melalui konser spektakuler BTS Comeback | Foto : Netflix/AFP

Pemerintah menyebut jumlah penonton sekitar 40.000 orang, sementara pihak HYBE mengklaim kehadiran mencapai 104.000 penonton. Kepolisian mencatat puncak kerumunan berada di kisaran 42 ribu orang di area konser.

Perbedaan angka ini memicu kritik publik, terutama terkait besarnya skala pengamanan yang dikerahkan. Ribuan personel keamanan, kendaraan operasional, hingga tim antiterorisme dilibatkan untuk mengantisipasi lonjakan massa.

Sebagai perbandingan, jumlah pengamanan ini bahkan melampaui event besar seperti Yeouido Fireworks Festival yang rutin menarik hingga satu juta pengunjung.

Di tengah kesuksesan comeback BTS, pasar justru merespons berbeda. Saham HYBE dilaporkan turun 16,13 persen pada 23 Maret 2026, menjadi 288.500 won.

Penurunan ini diduga dipicu oleh ekspektasi pasar yang tidak terpenuhi, terutama terkait jumlah penonton konser yang dinilai lebih rendah dari prediksi awal. Selain itu, kritik terhadap penggunaan sumber daya publik dalam jumlah besar juga turut memengaruhi sentimen investor.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun BTS tetap menjadi kekuatan dominan di industri hiburan, faktor eksternal seperti persepsi publik dan ekspektasi pasar tetap memiliki pengaruh besar terhadap kinerja saham perusahaan.

Di balik angka-angka fantastis dan pencapaian global, BTS tetap dikenal sebagai grup dengan kekuatan narasi yang kuat. Lirik-lirik mereka kerap mengangkat isu kesehatan mental, pencarian jati diri, hingga kritik sosial.

Comeback melalui album “ARIRANG” kembali menunjukkan identitas BTS bukan hanya sebagai idol, tetapi juga sebagai kreator yang menghadirkan karya dengan kedalaman makna.(*)

Penulis : Elis

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *