INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kota dan DPRD Kota Yogyakarta. Salah satu legislator terbaiknya, Adrian Subagyo, meninggal dunia pada Sabtu, 11 April 2026 pukul 18.01 WIB di RSU Rizki Amalia, Kulonprogo, dalam usia 63 tahun.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan kolega di lingkungan legislatif, tetapi juga masyarakat Kota Yogyakarta yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang dekat dengan rakyat.
Berdasarkan riwayat hidup yang dibacakan Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Bambang Agung Adrijanto, Adrian Subagyo lahir pada 16 Juni 1963.
“Selama masa baktinya, ia dikenal sebagai legislator aktif yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Pada periode 2019–2024, ia menjabat sebagai anggota Badan Musyawarah (Bamus) dan Komisi C DPRD Kota Yogyakarta,” ungkap Antonius. Minggu (12/4/2026).
Antonius melanjutkan, di periode 2024 hingga sekarang, almarhum dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, yang membidangi pembangunan, infrastruktur, dan tata kota.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya, jenazah almarhum dilepas melalui upacara kedinasan di Gedung DPRD Kota Yogyakarta pada Minggu (12/4/2026).
Prosesi berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Yogyakarta, FX Wisnu Sabdono Putro, sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Makam Sasonoloyo, Keparakan, Mergangsan.
“Atas nama DPRD Kota Yogyakarta, kami menyampaikan terima kasih atas jasa-jasa almarhum selama mengabdikan diri sejak 2019 hingga saat ini. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Wisnu, Ketua DPRD Kota Yogyakarta dalam sambutannya.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turut hadir dan menyampaikan belasungkawa mendalam. Dalam pidatonya, ia mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat kecil.
“Kehadiran kita bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi beliau. Almarhum dikenal dekat dengan wong cilik, selalu hadir mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga,” ungkap Hasto.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan Akta Kematian secara langsung kepada keluarga almarhum sebagai bentuk pelayanan cepat dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
Selain aktif sebagai legislator, Adrian Subagyo juga dikenal sebagai kader militan PDI Perjuangan. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta serta aktif dalam Satgas Andhika Wiratama di bawah naungan Satgas Cakra Buana.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Mas Bagyo adalah sosok yang mengajarkan militansi, kecintaan pada partai, dan keberpihakan kepada rakyat. Semangat perjuangannya akan terus hidup,” ujar Eko.
Kepergian Adrian Subagyo meninggalkan jejak pengabdian yang panjang dan bermakna. Ia dikenal sebagai pemimpin yang disiplin, loyal, dan memiliki komitmen kuat dalam mengawal pembangunan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Jenazah almarhum dimakamkan pada Minggu pukul 14.00 WIB di Makam Sasonoloyo, diiringi doa dari keluarga, kolega, serta masyarakat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.
Kota Yogyakarta pun kehilangan salah satu putra terbaiknya, yaitu sosok yang selama hidupnya mengabdikan diri untuk kepentingan rakyat dan kemajuan daerah.(*)
Penulis : Elis
