Headline Yogyakarta

IHSG Mulai Membaik Usai Purbaya Diganti, Patrice Rio Capella Berharap Suahasil Nazara Longgarkan Anggaran Daerah

INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pergantian Menteri Keuangan tersebut mendapat respons dari Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella. Ia menilai pasar menyambut positif pergantian tersebut, yang menurutnya turut terlihat dari perbaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Dengan digantinya Menteri Keuangan menurut saya kemudian IHSG juga mulai membaik. Ini disambut pasar dibanding Pak Purbaya yang lalu,” kata Patrice usai kegiatan pelantikan DPD Hanura DIY dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota Partai Hanura tahun 2026 di Hotel Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta.

Selain kondisi pasar, Patrice berharap Suahasil Nazara memperhatikan persoalan anggaran pemerintah daerah, khususnya penyaluran dana bagi hasil (DBH).

Ia meminta Menteri Keuangan yang baru mendengar aspirasi para gubernur dan bupati yang selama ini mengeluhkan keterbatasan anggaran daerah.

“Harapan kita bahwa Menteri Keuangan yang baru ini mendengar jeritan para bupati, gubernur di daerah-daerah itu, soal dana bagi hasil segera dibagikan,” ujarnya.

Patrice juga meminta pemerintah tidak terlalu ketat memangkas anggaran daerah dengan alasan efisiensi. Menurutnya, pemangkasan anggaran yang terlalu besar dapat menyulitkan daerah membayar gaji pegawai hingga membiayai pembangunan infrastruktur.

“Berikan sedikit kelonggaran kepada daerah agar daerah bisa membangun dirinya,” katanya.

Patrice menilai pergantian Menteri Keuangan menjadi harapan baru bagi pemerintah daerah. Ia berharap Suahasil dapat mengembalikan sebagian ruang fiskal daerah dan segera menyalurkan DBH.

Menurutnya, kelancaran transfer ke daerah tidak hanya penting bagi pemerintah daerah, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Dana bagi hasil yang harus diterima oleh daerah itu segera dikeluarkan sehingga daerahnya ekonominya bisa menggeliat, bisa jalan,” pungkasnya.(*)

Penulis : Elis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *