INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan. Program ini berlangsung hingga 24 September 2026 sebagai upaya mencegah penularan rabies dari hewan kepada manusia.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, mengatakan vaksinasi rabies telah menjangkau 24 kelurahan. Capaian tersebut sudah mendekati 50 persen dari jumlah vaksinasi pada tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 2.400 hewan.
“Kalau acuannya tahun kemarin kan sekitar 2.400-an. Berarti kan sudah hampir 50 persen,” ujar Sri, Senin (14/9).
Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Imam Abror, menyebut kucing dan anjing menjadi hewan yang paling banyak mengikuti vaksinasi. Kucing mendominasi peserta vaksinasi tahun ini.
Imam mengingatkan pemilik hewan agar tidak menganggap vaksinasi cukup dilakukan sekali seumur hidup. Vaksinasi rabies dianjurkan dilakukan setahun sekali untuk menjaga perlindungan hewan.
“Beberapa masyarakat persepsinya vaksinasi itu cukup sekali seumur hidup. Jadi ada yang tahun kemarin vaksin, tahun ini tidak datang,” katanya.
Selain vaksinasi, petugas juga memberikan edukasi mengenai perawatan kesehatan hewan. Pemilik disarankan memberikan obat cacing secara berkala dan vitamin sesuai kebutuhan.
Imam menegaskan kesadaran pemilik hewan menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran rabies.
“Diharapkan masyarakat bisa melakukan vaksinasi rabies satu tahun sekali supaya hewannya terlindungi dan manusia yang memelihara bisa aman dan nyaman,” ujarnya.(*)
Penulis : Elis
