INTENS PLUS – SEMARANG. Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 resmi dibuka pada Rabu (30/9) di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Pameran otomotif ini menghadirkan beragam kendaraan serta teknologi terbaru dari puluhan merek otomotif dan industri pendukung.
Pembukaan berlangsung di Selasar Barat Lantai 2 Muladi Dome UNDIP. Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Sejumlah pejabat dan perwakilan industri turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty; Ketua Pengembangan Pasar GAIKINDO, Jongkie D. Sugiarto; Ketua Data dan Statistik GAIKINDO, Rizwan Alamsjah; Rektor UNDIP, Suharnomo; Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Maesa Soegriwo; serta Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Hendriawanto. Pameran tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan, GIIAS Semarang 2026 menjadi kota keempat dalam rangkaian pameran otomotif setelah Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
“Penyelenggaraan tahun ini hadir dengan komposisi peserta yang lebih beragam. Total 19 merek kendaraan ikut memamerkan produk dan teknologi terbaru kepada masyarakat Jawa Tengah,” ungkapnya pada keterangan, Jumat (2/9/2026).
Anton melanjutkan, sebanyak 18 merek berasal dari kategori kendaraan penumpang, yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara itu, kategori sepeda motor diwakili oleh Polytron.
“Melanjutkan kesuksesan gelaran GIIAS 2026 di Tangerang, Surabaya, dan Bandung, pameran kini resmi menyapa masyarakat Jawa Tengah sebagai kota keempat,” ujar Anton.
Ia mengatakan pameran ini, juga menghadirkan lima merek baru dan tiga merek yang kembali berpartisipasi, di luar 11 merek yang sebelumnya telah mengikuti pameran.
“Pameran kali ini hadir lebih semarak dan lengkap. Kehadiran ragam inovasi dan teknologi terbaru dari para peserta kami harapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat Jawa Tengah,” katanya.
Tidak hanya menjadi ruang bagi produsen untuk memperkenalkan kendaraan terbaru. Pameran ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi dalam industri otomotif.
Berbagai kendaraan dari merek global hadir dengan membawa inovasi masing-masing, termasuk perkembangan kendaraan elektrifikasi dan teknologi pendukung mobilitas modern.
Kehadiran merek seperti BYD, GAC AION, Geely, Leapmotor, VinFast, dan sejumlah merek lainnya turut memperkaya pilihan teknologi kendaraan yang dapat ditemui pengunjung di arena pameran.
Masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai produk dari merek otomotif yang telah lama beroperasi di Indonesia, seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, Mazda, KIA, dan Wuling.
Selain 19 merek kendaraan, GIIAS Semarang 2026 menghadirkan 22 merek industri pendukung. Kehadiran industri pendukung tersebut memperluas ekosistem pameran, tidak hanya pada kendaraan, tetapi juga berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan industri otomotif.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan dukungan, dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan oleh Muhamad Masrofi, Pemprov Jateng memberikan pengurangan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10 persen bagi pembelian atau pemesanan kendaraan baru di arena pameran. Insentif tersebut berlaku selama penyelenggaraan pameran berlangsung, yakni pada 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Masrofi mengatakan, GIIAS Semarang telah memasuki penyelenggaraan kelima di Kota Semarang. Pemerintah daerah melihat pameran tersebut sebagai salah satu momentum untuk mendorong aktivitas ekonomi dan memperkuat posisi Jawa Tengah dalam industri otomotif nasional.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GAIKINDO atas komitmen dan konsistensinya kembali menghadirkan pameran otomotif kelas dunia di Jawa Tengah,” kata Masrofi.
Ia juga mengajak masyarakat Jawa Tengah mengunjungi pameran dan memanfaatkan insentif yang diberikan pemerintah daerah.
“Kepada masyarakat Jawa Tengah, silakan hadir, nikmati inovasi otomotif terkini, dan manfaatkan diskon BBNKB 10 persen ini sebaik-baiknya,” ujarnya.
Tiket GIIAS Semarang 2026 Mulai Rp15 Ribu
Masyarakat yang ingin melihat langsung teknologi dan kendaraan terbaru di GIIAS dapat membeli tiket melalui aplikasi Auto360. Penjualan tiket melalui aplikasi tersebut berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Harga tiket ditetapkan Rp15.000 untuk weekdays dan Rp25.000 untuk weekends.
Pengunjung juga dapat membeli tiket secara langsung di lokasi pameran atau on-the-spot. Harga tiket on-the-spot sebesar Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekends.
Dengan harga tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas dan pengalaman interaktif yang disiapkan selama lima hari penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026.
Pameran juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner. Selain itu, Kopi Kenangan turut mendukung penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026.
GIIAS 2026 Berlanjut ke Makassar
GIIAS Semarang 2026 menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series yang digelar di sejumlah kota di Indonesia. Setelah Semarang, rangkaian akan berlanjut ke GIIAS Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
GAIKINDO juga memperluas jangkauan pameran dengan menambahkan kota baru pada 2027. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran GIIAS Bali akan menjadi bagian baru dalam rangkaian pameran otomotif GAIKINDO sekaligus memperluas jangkauan pameran ke wilayah Indonesia bagian timur.
Sementara di Semarang, pameran tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat Jawa Tengah untuk melihat langsung perkembangan industri otomotif, mulai dari kendaraan konvensional hingga berbagai inovasi teknologi kendaraan yang terus berkembang.(*)
Penulis : Elis
