INTENS PLUS – JAKARTA. Peleburan divisi hardware Pixel dan software Android yang dilakukan tahun lalu, kini mulai dirasakan berdampak pada karyawan Google. Baru-baru ini, Google mengirim memo internal untuk menawarkan program pengunduran diri (resign) secara sukarela bagi karyawannya.
Seperti diketahui, Pixel dan Android digabung menjadi divisi baru bernama “Platforms and Devices”. Rupanya, peleburan itu menimbulkan dampak ke karyawan.
SVP Platforms and Devices Google Rick Osterloh lantas mengirim memo terkait program tawaran resign yang berlaku bagi karyawan di divisi Platforms and Devices yang meliputi tim Android (Auto, TV, Wear OS, XR), Chrome, ChromeOS, Google Photos, Google One, Pixel, Fitbit, dan Nest.
Karyawan di divisi itu tersebar di seluruh dunia. Akan tetapi, tawaran resign ini hanya berlaku bagi mereka yang berkantor di Amerika Serikat (AS) saja.
Google mengonfirmasi program tawaran resign sukarela itu kepada outlet media 9to5Google.
“Tim Platform & Devices menawarkan program keluar sukarela yang memberikan Googlers (sebutan untuk karyawan Google) yang berbasis di AS, kesempatan untuk meninggalkan perusahaan secara sukarela,” kata perwakilan Google, dikutip Minggu (2/2/2025).
Google menyebut, kesempatan ini mulai ditawarkan sejak divisi hardware Pixel dan software Android digabung. “Ada momentum luar biasa dalam tim ini dan begitu banyak pekerjaan penting yang akan datang, kami ingin semua orang berkomitmen penuh pada misi kami, dan fokus membuat produk yang luar biasa dengan cepat dan efisiensi,” imbuh Google.
Sebelum merger, masing-masing divisi hardware Pixel dan software Android adalah tim yang besar. Saat merger, ada beberapa tugas yang tumpang tindih. Namun, seiring berjalannya waktu, tim baru akhirnya mulai bisa beradaptasi.
Osterloh mengatakan bahwa divisi baru yang ia pimpin sempat mempertanyakan kemungkinan untuk resign secara sukarela. Pertanyaan itu muncul saat pemutusan hubungan kerja (PHK) massal tahun lalu, di mana beberapa karyawan mengeluhkan tidak adanya opsi pengunduran diri secara sukarela.
Adapun memo yang beredar, dinarasikan bahwa program pengunduran diri sukarela ini memiliki benefit, terutama bagi mereka yang sudah tidak lagi selaras dan enggan bekerja, terlebih setelah peleburan tim.
Karyawan yang memiliki kesulitan dengan aturan perusahaan dan ketentuan kerja secara hybrid (kerja di kantor dan di rumah), juga bisa memanfaatkan program ini.
Ketika memilih resign, Google menjanjikan karyawan akan mendapat paket pesangon dan rincian lain yang belum disebutkan. Tawaran ini berlaku spesifik untuk divisi Platforms and Devices dan tidak untuk karyawan di divisi lain secara umum.
Akan tetapi, tahun lalu CEO Alphabet, Sundar Pichai mengatakan bahwa “mendorong efisiensi lebih lanjut” menjadi prioritas utama perusahaan. Itu artinya, penawaran yang sama bukan tidak mungkin akan diberikan ke divisi lain di masa depan.
“Kita menghasilkan pendapatan yang kuat kuartal ini, dan kami akan terus berusaha meningkatkan efisiensi untuk membantu meningkatkan margin,” kata Pichai dalam memo bulan Oktober 2024, dirangkum dari 9to5Google. (*)
Penulis: Fatimah Purwoko
berita video
Bisnis
Internasional
Karyawan Google Ditawarkan Program Pengunduran Diri Akibat Peleburan Divisi
- by Fatimah Purwoko
- 02/02/2025
- 0 Comments
- 2 minutes read
- 4306 Views

Berita Terkait ...