INTENS PLUS – SOLO. PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA kembali melanjutkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta musik Indonesia melalui peluncuran program Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 3. Bertepatan dengan peringatan 70 tahun Lokananta, program ini resmi membuka pendaftaran bagi musisi muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan potensi dan membangun karier di industri musik.
Peluncuran Bintang Muda Lokananta Vol. 3 sekaligus menjadi bagian dari komitmen PPA dalam mengoptimalkan fungsi Lokananta sebagai creative and commercial hub atau pusat kreativitas dan aktivitas komersial.
CEO Lokananta, Wendi Putranto, mengatakan bahwa menjaga warisan musik tidak hanya berarti merawat karya masa lalu, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya karya-karya baru.
“Bintang Muda Lokananta menjadi wujud nyata komitmen untuk mempersiapkan masa depan musik Indonesia melalui pengembangan talenta muda, perluasan jejaring, dan pemberian kesempatan membangun karier yang berkelanjutan. Selama tujuh dekade, kami telah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah musik Indonesia. Namun, bagi kami, merawat warisan musik bukan sekadar menjaga apa yang telah dihasilkan pada masa lalu, melainkan juga membuka jalan bagi lahirnya karya-karya besar berikutnya,” kata Wendi. Kamis
Ia berharap Lokananta dapat terus menjadi tempat bagi talenta muda untuk ditemukan, direkam, serta dibekali pengetahuan dan kesempatan untuk berkembang di industri musik.
Sejak direvitalisasi dan kembali dibuka untuk publik pada 2023, Lokananta terus berkembang. Tidak hanya menjadi cagar budaya musik Indonesia di Surakarta, Lokananta juga berfungsi sebagai destinasi yang mengintegrasikan pelestarian warisan musik, produksi kreatif, pertunjukan, kolaborasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga saat ini, Lokananta tercatat telah menerima 1.246.440 kunjungan dan menjadi lokasi penyelenggaraan 497 kegiatan sejak kembali dibuka untuk publik pada 2023. Capaian tersebut memperlihatkan peran Lokananta sebagai ruang budaya sekaligus penggerak aktivitas ekonomi kreatif yang mempertemukan musisi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat.
Melalui BML, PPA juga mengaktifkan kembali peran Lokananta Records sebagai wadah untuk menemukan, merekam, memproduksi, dan mendistribusikan karya musisi generasi baru. Dengan demikian, Lokananta tidak hanya merawat kekayaan intelektual dan warisan rekaman musik Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam melahirkan karya-karya baru.
Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), M. Teguh Wirahadikusumah, mengatakan revitalisasi Lokananta tidak cukup berhenti pada pemugaran bangunan. Aset negara tersebut harus terus produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Revitalisasi Lokananta tidak berhenti pada pemugaran gedung. Aset negara ini harus terus produktif dan menciptakan nilai. Lewat BML, Lokananta kembali melakukan hal yang dulu membuatnya besar: menemukan musisi, merekam karya baru, dan membawanya ke publik. Kami ingin kehadiran PPA di sini memberi dampak ekonomi sekaligus dampak sosial dan budaya,” ujarnya.
Alumni BML Rasakan Manfaat Program
Manfaat Bintang Muda Lokananta juga dirasakan oleh para peserta sebelumnya. Dwiki dari Barmy Blokes, salah satu band finalis Bintang Muda Lokananta Vol. 2, menilai program tersebut memberikan kesempatan berharga bagi musisi yang sedang merintis karier.
Menurut Dwiki, rangkaian kegiatan seperti lokakarya, rekaman profesional, hingga tur promosi membantu peserta menambah wawasan, memperluas jaringan, dan memperoleh pengalaman baru dalam menjalani industri musik.
Bagi musisi yang masih berada pada tahap awal perjalanan karier, kesempatan tersebut menjadi bekal penting untuk memahami proses profesional di balik produksi dan pemasaran karya musik.
Pendaftaran Bintang Muda Lokananta Vol. 3 dibuka secara gratis mulai 29 Oktober hingga 31 Desember 2026, program ini menjadi upaya memperkuat ekosistem industri musik nasional sekaligus menegaskan peran Lokananta sebagai institusi musik bersejarah yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Bintang Muda Lokananta merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PPA di bidang pendidikan, khususnya inkubasi musisi muda sebagai pelaku industri ekonomi kreatif. Program tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta memperluas kesempatan generasi muda untuk berkarya dan berinovasi.
Memasuki penyelenggaraan ketiga, BML menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bermusik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai proses produksi rekaman, pengelolaan karier, distribusi karya, hingga aspek bisnis musik.
Rangkaian program mencakup proses kurasi, Lokananta Studio Gigs, mentoring bersama praktisi industri, rekaman profesional, perilisan karya, hingga tur promosi. Melalui tahapan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman praktis dan jejaring yang dapat mendukung keberlanjutan karier mereka di industri musik.
Keberhasilan penyelenggaraan sebelumnya turut menjadi landasan pengembangan BML Vol. 3. Pada BML Vol. 1, program ini mencatat skor Social Return on Investment (SROI) sebesar 7,13. Angka tersebut meningkat menjadi 7,46 pada BML Vol. 2, yang menunjukkan nilai sosial dari program dalam mendukung pengembangan talenta muda dan ekosistem industri kreatif.
Program ini juga melibatkan sejumlah musisi dan profesional industri musik sebagai juri dan mentor, di antaranya Iga Massardi, Lafa Pratomo, Kukuh Rizal, Endah Widiastuti, Ferry Dermawan, dan Satria Ramadhan. Keterlibatan para praktisi tersebut diharapkan dapat menjembatani talenta baru dengan kebutuhan dan dinamika industri musik nasional.
Melalui penyelenggaraan Bintang Muda Lokananta Vol. 3, PPA bersama Lokananta berharap program ini terus menjadi ruang tumbuh bagi musisi Indonesia. Selain mendukung regenerasi talenta musik, program ini diharapkan memperkuat posisi Lokananta sebagai pusat pengembangan musik dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Musisi dari berbagai daerah di Indonesia yang berminat mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran secara gratis pada periode 29 Oktober hingga 31 Desember 2026 melalui situs resmi Lokananta di www.lokanantabloc.com.(*)
Penulis : Elis
