Headline Internasional

Israel Kalah? Kemenangan Hanya Jika Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

INTENS PLUS – JAKARTA. Mantan kepala staf militer Israel Dan Halutz mengatakan bahwa Israel telah kalah perang melawan Hamas. Dia juga menyebut bahwa kemenangan Israel hanya dapat dicapai jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengundurkan diri.

Komentar Halutz direkam dari percakapannya dengan pengunjuk rasa antipemerintah di Haifa dan disiarkan di Saluran 14 Israel. Banyak penonton yang bertepuk tangan atas pernyataannya tersebut.

Mengutip pemberitaan BNN Breaking, komentar Halutz menunjukkan bahwa strategi militer dan politik Israel mengalami perubahan signifikan dalam kepemimpinan.

Sebelumnya, Halutz mendukung gagasan memecat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama perang dan menunjuk perdana menteri lainnya.

Halutz, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat bahwa dia mendukung adanya sosok lain untuk “memimpin perang”.

“Dalam perang, kita bisa meminta pertanggungjawaban,” kata Halutz. Dalam kesempatan yang sama, Halutz menilai bahwa Netanyahu yang bertanggung jawab sebagai pemimpin Israel jatuh dalam kekalahan.

Halutz juga menyatakan dukungannya terhadap pertukaran tahanan Israel di Gaza dengan tahanan Palestina di penjara Israel.

“Ini sepadan dengan harganya,” katanya. Dia mencatat sebagai ganti (tentara) Gilad Shalit, 1.027 tahanan dibebaskan. Sebagai ganti 220 orang yang diculik, 200.000 harus dibebaskan.

Halutz, yang merupakan panglima militer selama Perang Lebanon Kedua pada tahun 2006, menyarankan untuk melihat secara serius masalah ini.

Halutz pun memperingatkan agar tidak melancarkan serangan darat di Gaza sebelum membebaskan para tahanan Israel.

“Apa maksudnya operasi darat sekarang ketika orang-orang yang diculik (Israel) ada di sana? Hamas bisa mengeksploitasi hal ini untuk melancarkan perang psikologis, dan, amit-amit, hal ini akan menyebabkan beberapa dari mereka (tahanan Israel di Gaza) terluka dan beberapa dari mereka (tahanan Israel di Gaza) tidak kembali,” tambahnya. (*)

Penulis: Fatimah Purwoko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *