INTENS PLUS – JAKARTA. Prabowo Subianto menggelar open house untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, hal ini disambut antusias oleh ribuan warga dari berbagai daerah.
Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati kawasan Istana. Antrean panjang terlihat mengular di pintu masuk, bahkan sebagian warga mengaku telah datang sejak pukul 06.00 WIB demi mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Presiden.
Dikutip dari laman Kompas TV, salah satu warga, Adelin, mengaku datang bersama rombongan sejak pagi hari. Ia menyebut momen open house ini menjadi kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan kepala negara.
“Mau ketemu Pak Prabowo. Kami datang dari pagi, sekitar jam 07.00 WIB sudah di sini,” ujarnya. Sabtu (21/3/2026)
Hal serupa disampaikan warga lainnya, Hilda, yang datang usai menunaikan salat Idulfitri. Meski harus mengantre cukup lama, semangat warga tetap tinggi demi bisa bersalaman langsung dengan Presiden.
Presiden Prabowo tiba di Istana sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengenakan baju koko putih, celana hitam, dan peci hitam. Ia didampingi oleh putranya, Didit Hediprasetyo.
Setibanya di lokasi, Prabowo langsung menyapa dan menyalami warga yang telah menunggu. Ia juga mengucapkan selamat Idulfitri kepada masyarakat satu per satu.
Suasana hangat dan penuh haru pun tak terelakkan. Sejumlah warga terlihat emosional, bahkan ada yang menangis dan memeluk Presiden saat momen bersalaman.
Tak hanya itu, Prabowo juga melayani permintaan swafoto dari masyarakat, menambah kedekatan antara pemimpin dan rakyatnya dalam suasana Lebaran.
Diperkirakan sebanyak 4.000 hingga 5.000 orang menghadiri open house yang berlangsung dari siang hingga sore hari. Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, panitia menyediakan tenda tambahan di area luar Istana.
Selain itu, berbagai hidangan khas Lebaran seperti ketupat juga disiapkan untuk para tamu. Hiburan sederhana turut disediakan, terutama bagi anak-anak yang datang bersama keluarga.
Berbeda dari tradisi sebelumnya, open house kali ini tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil langsung oleh Presiden.
Menurutnya, Prabowo ingin memprioritaskan masyarakat umum serta menunjukkan empati terhadap warga yang masih terdampak bencana di sejumlah daerah, khususnya di Pulau Sumatra.
“Bapak Presiden memilih untuk memprioritaskan masyarakat umum,” ujar Prasetyo.
Meski demikian dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, sejumlah pejabat dan tokoh nasional nampak hadir yaitu Sekretariat Presiden kehadiran Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani; Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait; Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.
Selain itu, nampak hadir Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria; Ketua Otiritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi; Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Muzani; Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sultan Najamuddin; Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung; Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo; dan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti.
Juga sejumlah pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo; CIO Danantara, Panju Sjahrir; hingga Chairman CT Corp Chairul Tanjung.
Termasuk pada pukul 15.34 WIB, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang datang bersama kedua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan juga Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas Yudhoyono yang juga merupakan Wakil Ketua MPR RI.(*)
Penulis : FDA
