INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Kegiatan olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan di tengah padatnya aktivitas kerja. Hal inilah yang mendorong Sekretariat DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membentuk Setwan Football Club (FC) yang resmi diluncurkan melalui kegiatan bertajuk “Nendang Bola Guyub Rukun Sehat Bareng”.
Peluncuran klub sepak bola tersebut digelar di Stadion Mandala Krida pada (17/4), dan diikuti oleh sejumlah pegawai Setwan DIY serta tim undangan dalam laga persahabatan.
Anggota Komisi B DPRD DIY dari Partai NasDem, Ismail Ishom, menyambut positif terbentuknya Setwan FC. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun keakraban dan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.
“Ide pembentukan klub ini berawal dari obrolan santai yang mengingatkan masa muda saat aktif bermain sepak bola. Ia pun mengaku baru kali ini turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut,” ujarnya dikutip, Minggu (19/4/2026).
“Awalnya hanya ngobrol-ngobrol, lalu ingat waktu muda dulu sering bermain bola. Baru kali ini saya ikut bergabung, sebelumnya belum sempat,” imbuhnya.
Dalam kegiatan launching tersebut, digelar tiga sesi pertandingan persahabatan yang berlangsung meriah dan penuh keakraban. Setwan FC bertanding melawan Waton Playon FC dan Punung FC, sementara Waton Playon FC juga berhadapan dengan Punung FC.
Suasana pertandingan berlangsung santai namun tetap kompetitif. Para peserta terlihat menikmati jalannya laga, bahkan menjadikan momen tersebut sebagai ajang melepas penat dari rutinitas pekerjaan.
Ismail menilai, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi kesehatan fisik sekaligus mental. Ia menyebut, olahraga di ruang terbuka seperti lapangan sepak bola memberikan rasa lepas yang sulit didapatkan di tengah kesibukan kantor.
“Paling tidak ini bisa mengakrabkan teman-teman Setwan. Apalagi mungkin sudah lama tidak berolahraga. Di tengah lapangan seperti ini rasanya lepas, menyenangkan, dan membahagiakan,” katanya.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan olahraga tersebut dapat menjadi agenda rutin yang terus berlanjut. Namun, ia mengingatkan agar kegiatan dilakukan secara santai tanpa paksaan, mengingat kondisi fisik setiap peserta berbeda.
“Yang penting dimainkan dengan santai saja, tidak perlu dipaksakan. Tujuannya untuk sehat dan kebersamaan,” katanya.
Di sisi lain, Ismail juga menyoroti padatnya agenda kerja di DPRD DIY yang kerap membuat waktu untuk berolahraga menjadi terbatas. Oleh karena itu, ia menilai kehadiran Setwan FC bisa menjadi solusi untuk tetap menjaga kebugaran sekaligus melatih kedisiplinan.
“Memang kegiatan di DPRD cukup padat, waktunya terbatas. Tapi justru di situ pentingnya disiplin, bagaimana kita bisa menyempatkan waktu untuk olahraga,” tegasnya.
Dengan terbentuknya Setwan FC, diharapkan budaya hidup sehat semakin tumbuh di lingkungan DPRD DIY. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarpegawai serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan produktif.
“Ke depan, kegiatan ini akan terus digelar, baik dalam bentuk latihan rutin maupun pertandingan persahabatan dengan berbagai komunitas, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebersamaan secara berkelanjutan,” tutup Ismail.(*)
Penulis : Elis
