INTENS PLUS – JAKARTA. Sebuah gambar tangkapan layar tayangan tvOne beredar di media sosial dengan tampilan teks yang berbeda dari tayangan aslinya. Dalam gambar yang beredar, keterangan pada layar disebut telah diubah menjadi “Upacara Penurunan Prabowo Subianto”.
Dalam pernyataan resminya yang diunggah melalui akun Instagram @tvonenews, menanggapi hal tersebut, tvOne memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa gambar yang beredar tersebut telah mengalami perubahan atau penyuntingan tanpa izin.
Melalui pernyataan resmi yang ditampilkan dalam materi klarifikasi, tvOne menyebut pihaknya menemukan gambar yang beredar di media sosial dengan teks yang telah diubah dari tayangan resmi stasiun televisi tersebut.
Perubahan itu terlihat pada bagian lower third atau teks informasi yang berada di bagian bawah layar.
Dalam gambar yang disebut sebagai tayangan asli, keterangan yang ditampilkan tvOne berbunyi “Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.”
Tayangan tersebut memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto sedang mengikuti rangkaian upacara. Namun, pada gambar yang telah diedit dan beredar di media sosial, keterangan tersebut diubah menjadi “Upacara Penurunan Prabowo Subianto.”
Perubahan satu bagian teks tersebut membuat konteks informasi dalam gambar menjadi berbeda dari tayangan resmi yang disiarkan tvOne.
tvOne menilai penyuntingan tersebut tidak hanya mengubah materi tayangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat apabila gambar hasil edit dianggap sebagai tayangan resmi.
Dalam klarifikasinya, tvOne menegaskan bahwa perubahan teks pada gambar tersebut dilakukan tanpa izin.
“Perubahan tersebut dilakukan tanpa izin dan mengubah informasi yang kami tayangkan, sehingga berpotensi menyesatkan publik serta merugikan kredibilitas kami sebagai lembaga penyiaran,” demikian pernyataan tvOne dikutip, Jumat (21/8/2026).
Stasiun televisi tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah memberikan izin atas perubahan maupun penyebaran tayangan atau gambar yang telah diedit tersebut.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus membedakan antara tayangan resmi tvOne dengan materi visual yang telah dimodifikasi oleh pihak lain.
tvOne selanjutnya meminta pihak-pihak yang telah menyebarkan gambar tersebut untuk segera menghentikan penyebarannya.
Selain menghentikan penyebaran, tvOne juga meminta agar gambar yang telah diedit tersebut dihapus dari media sosial maupun platform lainnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah materi yang telah dimodifikasi semakin luas beredar dan dianggap sebagai informasi resmi dari tvOne.
Apalagi, tangkapan layar dari tayangan televisi dapat dengan mudah dipisahkan dari konteks aslinya dan kemudian dibagikan kembali melalui berbagai platform media sosial.
tvOne menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi integritas tayangan serta mencegah penyalahgunaan materi miliknya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tvOne memandang persoalan ini bukan sekadar perubahan gambar, tetapi juga menyangkut kredibilitas lembaga penyiaran dan keakuratan informasi yang diterima masyarakat.
Perubahan teks pada sebuah tayangan dapat mengubah makna informasi yang disampaikan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai atau menyebarkan tangkapan layar yang beredar sebelum memastikan sumber dan keasliannya.(*)
Penulis : FDA
