INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Indonesian Custom Show (ICS) 2026 kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat-Minggu, 21-23 Agustus 2026. Gelaran tahun ini menghadirkan lebih dari 200 karya custom otomotif yang telah melalui proses kurasi.
Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari lebih dari 500 karya yang mendaftar untuk mengikuti ICS 2026. Proses kurasi dilakukan untuk memastikan karya yang ditampilkan memiliki karakter, konsep, kualitas pengerjaan, serta cerita yang menarik.
Commercial Director ICS 2026, Nohan Mahendra, mengatakan Indonesian Custom Show menjadi wadah pertemuan bagi builder, pelaku industri, komunitas, hingga penggemar otomotif custom dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berani mendeklarasikan Indonesian Custom Show sebagai marketplace custom terbesar di Indonesia,” kata Nohan, Jumat (21/8/2026).
Menurut Nohan, ICS tidak hanya mempertemukan pelaku otomotif, tetapi juga menggabungkan berbagai industri pendukung seperti bengkel, apparel, painting, hingga industri kreatif lainnya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, yang menghadirkan pameran selama 2 hari, dengan 100 mobil dan 150 motor custom, pameran kali ini 200 karya custom otomotif meramaikan pameran kali ini.
“Bagi kami, ICS bukan hanya tentang siapa yang memiliki kendaraan paling menarik. Setiap karya punya karakter dan proses di baliknya. Karena itu, kurasi menjadi bagian penting agar karya-karya yang hadir memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung,” jelas B. Kunto Wibisono, Show&Shine Director di Jogja Expo Center
Mengusung tema “Like Air”, gelaran ini juga memperluas kolaborasi melalui program Build Your Style dengan konsep “Style on Wheels”. Mempertemukan budaya otomotif dengan fashion dan personal style.

Selain pameran kendaraan, pengunjung dapat menyaksikan edukasi motorsport dari pembalap nasional Rifat Sungkar yang turut hadir dalam gelaran tersebut. Serta aksi Drift Show dari BRIDE IDN Drift Team. Sejumlah drifter yang tampil antara lain Danny Ferdito, Diva Zahra, Anindita Hidayat, dan Rezky Audrey.
Rifat memberikan edukasi mengenai dunia motorsport, khususnya reli, kepada pengunjung ICS 2026. Ia menilai industri custom memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi bagian dari industri otomotif nasional.
“Banyak karya otomotif Indonesia lahir dari garasi rumah maupun bengkel-bengkel kecil. Karena itu, diperlukan wadah untuk memperkenalkan karya tersebut kepada masyarakat secara lebih luas. Industri custom merupakan satu industri yang bisa menjadi bibit perkembangan dunia otomotif itu sendiri,” ujar Rifat.
“ICS menjadi ruang yang tepat untuk menunjukkan kemampuan industri kreatif otomotif Indonesia. Namun, karya custom juga perlu mendapat ruang agar dapat digunakan secara legal di jalan raya,” imbuhnya.

Selain pameran pengunjung juga dihibur panggung hiburan dengan penampilan Denny Caknan, Kotak Band, dan For Revenge. Beragam tenant apparel, aksesori, kendaraan roda dua, hingga F&B turut melengkapi gelaran tersebut.
Tidak kalah menarik, hadir pula program Lucky Draw dengan hadiah satu unit Mitsubishi Lancer SOHC MT 1994 dan satu unit Binter Merzy 1984 Chopper.
Dengan rangkaian tersebut, ICS 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran kendaraan custom, tetapi juga ruang pertemuan komunitas, industri kreatif, fashion, lifestyle, dan motorsport di Indonesia.(*)
Penulis : Elis
