INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghubungi Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk meminta konfirmasi terkait peristiwa penurunan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang sidang Badan Anggaran (Banggar), Rabu (4/11).
Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, membenarkan adanya komunikasi dari Kemendagri sehari setelah peristiwa tersebut. Pihaknya telah memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian.
“Sempat dihubungi Kemendagri kemarin. Ya, kami jelaskan apa adanya, selebihnya pimpinan yang menjelaskan karena konteksnya yang menerima adalah pimpinan,” kata Yudi di Kantor DPRD DIY, Kamis (5/11/2026).
Yudi menjelaskan, saat peristiwa berlangsung dirinya tidak berada di lokasi karena sedang mengatur jalannya rapat paripurna bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di ruang rapat utama.
Sementara itu, pimpinan DPRD DIY menugaskan Wakil Ketua DPRD DIY Imam Taufik bersama sejumlah perwakilan fraksi untuk menerima audiensi Forum Kebangsaan.
Menurut Yudi, Kemendagri melakukan konfirmasi setelah muncul pemberitaan bahwa penurunan foto Gibran terjadi di ruang sidang Banggar lantai dua DPRD DIY. Ia menegaskan, kejadian tersebut berlangsung saat audiensi masyarakat, bukan dalam pelaksanaan sidang resmi DPRD.
“Kami klarifikasi tidak, kan itu konsepnya hanya menerima tamu audiensi,” ungkapnya.
Yudi menambahkan, audiensi Forum Kebangsaan telah mendapatkan izin resmi dari pimpinan DPRD DIY. Kegiatan yang semula dijadwalkan pada 29 Oktober 2026 tersebut kemudian diundur menjadi 4 November 2026 karena menyesuaikan agenda pimpinan dewan.
Pasca-kejadian tersebut, Setwan DPRD DIY melakukan sejumlah evaluasi terhadap mekanisme penerimaan tamu audiensi. Evaluasi ini dilakukan agar pelaksanaan audiensi berikutnya dapat berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan persoalan serupa.(*)
Penulis : Elis
