INTENS PLUS – JAKARTA. PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Menjelang aksi korporasi tersebut, perseroan mengungkap komposisi pemegang saham yang memperlihatkan pendiri sekaligus figur publik Raffi Ahmad masih menjadi pemegang saham terbesar sekaligus pengendali perusahaan.
Tak hanya Raffi Ahmad, prospektus ringkas perusahaan juga memuat sejumlah nama yang cukup dikenal publik. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, hingga Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, tercatat sebagai pemegang saham RANS Entertainment sebelum IPO.
Melalui aksi korporasi ini, RANS Entertainment menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan kisaran harga penawaran Rp135 hingga Rp170 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana segar maksimal sekitar Rp429,25 miliar.
Raffi Ahmad Kuasai Hampir 79 Persen Saham
Berdasarkan prospektus ringkas perseroan, Raffi Ahmad memiliki 7,93 miliar saham atau setara 78,68 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh sebelum pelaksanaan IPO.
Porsi tersebut menjadikan suami Nagita Slavina itu sebagai pemegang saham terbesar sekaligus pemegang kendali RANS Entertainment. Posisi pemegang saham terbesar kedua ditempati PT Indonesia Entertainmen Grup dengan kepemilikan sebanyak 911,5 juta saham atau setara 9,04 persen. Di bawahnya terdapat Soultan Ariq Rachman yang memiliki 345,5 juta saham atau sekitar 3,43 persen.
Sementara itu, Dony Oskaria tercatat menggenggam 345,25 juta saham atau sekitar 3,42 persen, menjadikannya salah satu pemegang saham individu terbesar di perusahaan tersebut.
Nama lain yang juga masuk dalam daftar pemegang saham adalah Presiden Direktur PT Surya Citra Media Tbk, Sutanto Hartono, dengan kepemilikan 144 juta saham atau sekitar 1,43 persen.
Nagita Slavina Mariana Tengker juga memiliki 124,75 juta saham atau setara 1,24 persen. Sedangkan Kaesang Pangarep tercatat memiliki 115,25 juta saham atau sekitar 1,14 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh sebelum IPO.
Selain nama-nama tersebut, Hikmat Janika menguasai 0,86 persen saham dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi memiliki sekitar 0,76 persen saham.
Raffi Ahmad Tetap Jadi Pengendali Setelah IPO
Meski RANS Entertainment akan menerbitkan saham baru kepada publik, posisi Raffi Ahmad sebagai pengendali perusahaan tidak akan berubah.
Setelah IPO, kepemilikan saham Raffi Ahmad memang akan terdilusi menjadi sekitar 62,93 persen. Namun angka tersebut masih memberikan hak kendali mayoritas atas perusahaan.
Dalam prospektus, Raffi Ahmad juga menyampaikan komitmennya untuk tidak mengalihkan pengendalian perseroan selama tiga tahun sejak pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.
Komitmen tersebut dikecualikan apabila terdapat kewajiban berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan atau keputusan otoritas yang berwenang.
Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat ekspansi bisnis di berbagai sektor. Sekitar 6,98 persen dana akan digunakan untuk pembayaran lebih awal atas seluruh pokok pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Selanjutnya, sekitar 18,64 persen dialokasikan sebagai belanja modal untuk pembangunan wahana bermain edukatif Cipungland di sejumlah pusat perbelanjaan.
Porsi terbesar, yakni sekitar 37,61 persen, akan digunakan sebagai modal kerja untuk penyelenggaraan konser di berbagai kota di Indonesia.
Perseroan juga mengalokasikan sekitar 8,15 persen dana IPO untuk membentuk perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi dalam pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Sementara sekitar 19,80 persen dana IPO akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia yang mengelola merek kosmetik Slavina. Sisanya akan digunakan sebagai tambahan modal kerja bagi entitas anak.
RANS Entertainment merupakan perusahaan media dan hiburan yang memiliki berbagai lini usaha, mulai dari produksi konten digital, distribusi media, pengelolaan intellectual property (IP), manajemen talenta, penyelenggaraan event, periklanan, taman hiburan, hingga bisnis produk konsumen.
Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp353,37 miliar. Kontributor terbesar berasal dari segmen hiburan dan lifestyle yang menghasilkan pendapatan Rp246,37 miliar atau sekitar 69,73 persen dari total pendapatan.
Segmen tersebut juga menjadi penyumbang laba terbesar perusahaan dengan laba segmen mencapai Rp85,70 miliar. Sebaliknya, lini penjualan produk seperti makanan ringan dan kosmetik masih mengalami tekanan sehingga membukukan kerugian sekitar Rp11,99 miliar sepanjang 2025.
Analis: Investor Perlu Cermati Fundamental
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai RANS Entertainment memiliki prospek yang menarik karena bergerak di sektor media digital, hiburan, intellectual property (IP), dan ekonomi kreatif yang masih berkembang pesat di Indonesia.
Menurutnya, kekuatan utama perusahaan berada pada kemampuannya membangun audiens yang besar dan mengubahnya menjadi berbagai sumber pendapatan, mulai dari konten digital, manajemen talenta, event, lisensi, hingga pengembangan bisnis baru.
Meski demikian, Alrich mengingatkan bahwa valuasi saham RANS Entertainment tergolong premium.
Dengan kisaran harga IPO Rp135 hingga Rp170 per saham, kapitalisasi pasar perseroan diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun hingga Rp2,1 triliun.
Berdasarkan laba bersih tahun 2025 sebesar sekitar Rp56,7 miliar, valuasi tersebut mencerminkan Price to Earnings Ratio (PER) sekitar 30 hingga 38 kali.
Menurutnya, investor tidak seharusnya hanya melihat popularitas Raffi Ahmad maupun kekuatan merek RANS Entertainment, tetapi juga perlu memperhatikan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, efektivitas penggunaan dana IPO, serta kemampuan perusahaan menghasilkan pendapatan berulang (recurring income).
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainment Sebelum IPO
Berikut komposisi pemegang saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk sebelum penawaran umum perdana saham:
Raffi Farid Ahmad: 78,68 persen
PT Indonesia Entertainmen Grup: 9,04 persen
Soultan Ariq Rachman: 3,43 persen
Dony Oskaria: 3,42 persen
Sutanto Hartono: 1,43 persen
Nagita Slavina Mariana Tengker: 1,24 persen
Kaesang Pangarep: 1,14 persen
Hikmat Janika: 0,86 persen
PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi: 0,76 persen
Dengan struktur kepemilikan tersebut, Raffi Ahmad dipastikan tetap menjadi pemegang saham pengendali setelah IPO. Kehadiran sejumlah nama seperti Kaesang Pangarep dan Dony Oskaria dalam daftar pemegang saham turut menjadi perhatian pasar menjelang pencatatan perdana saham RANS Entertainment di Bursa Efek Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026.(*)
Penulis : FDA
