INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., menekankan pentingnya Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) dalam membentuk lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan dan budaya.
Hal tersebut disampaikan Prof. Setyabudi dalam acara wisuda periode keempat Tahun Akademik 2025/2026 Program Sarjana dan Magister Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan selamat kepada 946 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan.
Prof. Setyabudi mengatakan, mahasiswa yang menempuh pendidikan di Yogyakarta memiliki kesempatan untuk belajar sekaligus mengenal budaya, tata krama, dan unggah-ungguh yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
“Kita perlu bersyukur kita memiliki kesempatan belajar di Kota Yogyakarta yang budayanya, tata kramanya, unggah-ungguhnya,” ujar Prof. Setyabudi dikutip, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, nilai seperti menghormati yang lebih tua, menghargai sesama, menyayangi yang lebih muda, serta memiliki rasa tepo seliro perlu tetap dipertahankan di tengah perkembangan teknologi.
Ia mengingatkan, kemajuan kecerdasan buatan (AI) tidak boleh membuat manusia kehilangan sisi kemanusiaannya. AI dapat melakukan kalkulasi dan mengolah data dengan cepat, tetapi tidak dapat merasakan kondisi manusia yang sedang menghadapi kesulitan.
“Mesin bisa menghitung kalkulasi dengan tepat. AI luar biasa kemampuannya. Tapi yang namanya mesin tidak bisa merasakan bagaimana kondisi saudara-saudara kita dalam kondisi miskin,” katanya.
Karena itu, Prof. Setyabudi berharap pendidikan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap memenuhi kebutuhan industri. Perguruan tinggi juga harus melahirkan manusia yang mampu membawa masyarakat dan negara menuju kehidupan yang beradab.
“Pendidikan kita tidak hanya menghasilkan mesin-mesin yang digunakan oleh industri, tapi harusnya kita menghasilkan manusia-manusia yang siap membawa masyarakat kita, membawa negara kita menjadi negara yang beradab, menuju sebuah peradaban,” tegasnya.(*)
Penulis : Elis
