INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Pembangunan gedung baru DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki minggu ke-65 pelaksanaan proyek, progres pekerjaan telah mencapai 79,6 persen dan melampaui target yang telah ditetapkan.
Sekretaris DPRD (Sekwan) DIY, Yudi Ismono, melaporkan bahwa berdasarkan pembaruan per 14 Juni 2026, realisasi pembangunan gedung DPRD DIY berada di atas progres rencana yang telah disusun sebelumnya.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, capaian pembangunan tercatat berada pada posisi yang cukup menggembirakan dengan deviasi positif.
“Progres realisasi mencapai 79,600 persen, progres rencana 77,285 persen, sehingga terdapat deviasi positif sebesar 2,316 persen,” demikian laporan perkembangan pembangunan yang disampaikan Yudi. Selasa (16/6/2026).
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek masih berada pada jalur yang tepat, bahkan lebih cepat dibandingkan target yang telah direncanakan.
Dengan progres yang telah mendekati 80 persen, pembangunan gedung DPRD DIY kini memasuki fase-fase penting menuju penyelesaian akhir.

Tahapan pekerjaan umumnya mulai berfokus pada penyempurnaan konstruksi, pemasangan berbagai fasilitas pendukung, penataan ruang, serta penyelesaian detail interior dan eksterior bangunan.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan sarana dan prasarana yang lebih representatif dalam mendukung pelaksanaan fungsi legislatif.
Keberadaan gedung yang lebih modern diharapkan mampu menunjang aktivitas para anggota dewan, aparatur sekretariat, hingga pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan akses terhadap berbagai layanan kelembagaan DPRD.
Selain meningkatkan kenyamanan bekerja, fasilitas baru tersebut juga diharapkan dapat mendukung efektivitas pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Bangunan yang dirancang dengan konsep yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pemerintahan modern juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Dalam manajemen proyek konstruksi, deviasi positif menunjukkan bahwa capaian aktual berada di atas target yang telah ditetapkan dalam jadwal pekerjaan.
Deviasi positif sebesar 2,316 persen yang dicatat pada minggu ke-65 menandakan pengendalian proyek berjalan efektif.(*)
Penulis : Elis
