INTENS PLUS – YOGYAKARTA. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan tolak Mobil Dinas dan Mebel Baru, Wali Kota Jogja Alihkan Anggaran untuk Pembelian Gerobak Sampah
Hasto menjelaskan, dia dan Wawan menolak saat hendak diberi fasilitas berupa mobil dinas baru. Mantan Bupati Kulon Progo Periode 2017-2019, menyebut, bahkan anggaran pengadaan mobil dinas untuk keduanya mencapai Rp 3 miliar lebih baik bila diperuntukkan untuk gerobak sampah.
“Menurut Saya mobil lama kan masih bagus, meskipun mungkin usianya sudah 3 atau 4 tahun yang lalu. Paling tidak anggarannya hampir Rp 3 milyar ya, untuk beli mobil saya dan Pak Wakil, lebih baik kita pakai untuk bikin gerobak sampah,” ujar Hasto saat ditemui usai serah terima jabatan di Balai Kota Yogyakarta pada, Senin (3/3/2025).
Mantan Kepala BKKBN ini menambahkan, dengan anggaran sebesar Rp 3 miliar tersebut akan direfocusing pada perubahan dan digunakan untuk membuat 600 gerobak sampah.
“Saya akan buat 600an sesuai dengan jumlah 616 RW di Kota Yogyakarta, itu hanya butuh tiga koma sekian miliar dengan rata-rata unitnya Rp 5 juta,” jelasnya..
Tak hanya menolak pengadaan mobil dinas, Hasto dan Wawan juga menolak ketika akan diberi fasilitas berupa meubel baru. Menurutnya, meubel seperti tempat tidur di rumah dinasnya juga masih layak untuk digunakan.
Hasto lebih memilih menggunakan anggaran mobil dinas dan pengadaan meubel untuk dialihkan pada pengadaan gerobak sampah lewat skema anggaran perubahan. Langkah tersebut sesuai dengan kebijakan efesiensi yang akan dilakukan saat ini.
“Hal ini mengikuti pesan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada saat retreat di Magelang beberapa waktu lalu. Salah satunya berkaitan dengan efisiensi anggaran,” ucapnya.
“Kami gunakan dengan mekanisme tersebut, efisiensi anggaran yang untuk beli mobil dan mebel itu akan saya refocusing nanti untuk di perubahan,” imbuh Hasto.(*)
Penulis : Elis
